
PEKANBARU, GORIAU.COM - Prestasi tim paralayang Riau masih kalah jauh dibandingkan daerah lain di Tanah Air. Setidaknya ini terlihat ketika mereka tampil di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Paralayang di Majalengka, Jawa Barat, 9-12 November 2012. Riau hanya mampu menyabet perunggu dalam kejurnas tersebut atau sama dengan hasil yang diraih tahun lalu.
Sekeping perunggu tersebut diraih Agus Haryanto yang turun di nomor perorangan ketepatan mendarat. Emas di nomor ini diraih oleh Jawa Timur atas nama Jhoni Effendi, kemudian perak disabet Dede Misda asal Jawa Barat. "Kita masih kalah bersaing dengan daerah lain, terutama Jawa yang memiliki atlet cukup baik," ujar Sugeng Santoso, pelatih paralayang Riau.
Sementara di nomor beregu ketepatan mendarat, Riau harus puas di peringkat lima. Medali emas di nomor ini diraih beregu Jawa Timur, perak diraih Jawa Tengah dan perunggu disabet Jawa Barat. "Untuk nomor beregu kita masih kalah jauh. Kita diperingkat lima kalu untuk juara satunya Jatim, juara dua Jateng dan tiga Jabar," jelasnya.
Hasil kejuaraan tersebut akan dijadikan sebagai bahan efaluasi untuk meningkatkan prestasi salah satu cabang dirgantara ini kearah yang lebih baik lagi. "Yang jelas kita jadikan bahan efaluasi dan terus gigih berlatih supaya kita bisa lebih baik lagi. Karena kita memiliki peluang yang baik. Memang ditingkat Indonesia ini para atlet dari Jawa lebih mendominasi. Akan tetapi, Untuk tingkat Sumatra Paralayang Riau jauh lebih baik," ujarnya.
Seperti diketahui dalam kejurnas kali ini Paralayang Riau menurunkan enam orang atletnya yakni, Agus Harianto, Yasid, Ismoyo, M Rizki Darmawan, Riaun Toko, Andik Prasetyo dan Sugeng Sendiri. (nti/rsc)