JEPANG - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mendapat kehormatan bersama Kepala Badan Restorasi Gambut, Nazir Fuad untuk memberi kuliah umum restorasi gambut Indonesia dihadapan profesor dan peneliti dari berbagai universitas dan lembaga penelitian di Jepang termasuk JICA.

Pada kesempatan itu, Plt Gubri memaparkan materi tentang Fire Frevention Strategy and Developing Sustainable Livelihood "Sago Palm" in Riau Peatland . Dijelaskannya, bahwa Provinsi Riau merupakan salahsatu Provinsi di Indonesia yang memiliki luasan lahan Gambut sangat luas yaitu mencapai 5,7 juta hektare atau lebih dari 60 persen dari total areal Provinsi Riau.

Untuk diketahui, lahan gambut menyimpan karbon yang sangat besar. Oleh karena itu, jika lahan gambut rusak tidak dijaga dan dikelola dengan baik akan berdampak tidak hanya secara lokal dan regional saja. Melainkan akan berkontribusi pada bencana global perubahan iklim. Dilain sisi, lahan gambut juga berpotensi untuk menguntungkan secara ekonomis bila dimanfaatkan secara benar.

"Pemerintah Provinsi Riau komitmen untuk dapat menjaga, memperbaiki serta mengelola lahan gambut sehingga dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat melalui perkebunan sagu berikut produk turunannya," jelas Plt Gubri, Kamis (25/4/2016) di Universitas Kyoto.

Melalui acara itu, Universitas Kyoto lantas menyampaikan dukungannya untuk merestorasi gambut yang ada di Provinsi Riau. Oleh karenanya, Pemprov Riau akan menindaklanjuti dukungan yang disampaikan Universitas Kyoto maupun National Institues for the Humanities (NIHU) dengan membentuk laboratorium internasional restorasi rawa gambut tropis di Kabupaten Kepulauan Meranti yang pertama dan satu-satunya di dunia.

"Kita tindaklanjuti dengan mengundang berbagai lembaga penelitian dan perusahaan besar di Jepang untuk hadir di Provinsi Riau dalam International food exibition pada Oktober mendatang," ujar Andi Rachman didampingi Kepala Bidang Penelitian dan Kerjasama Pembangunan Bappeda Provinsi Riau, Ronny B. Leksono. (*/rat)