
PEKANBARU, GORIAU.COM - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Pusat telah menetapkan mulai 2014 mendatang, Liga Divisi I, II dan III akan dilebur menjadi satu dengan nama Liga Amatir Nusantara. Namun apakah yang melatarbelakangi diambilnya kebjikan tersebut?
Ternyata salah satu mengenai anggaran. Dimana PSSI Pusat mengakui untuk melaksanakan satu divisi tidaklah sedikit setiap musimnya. Sementara di Indonesia setidaknya liga tersebut dimulai dari Divisi III, Divisi II, Divisi I, Divisi Utama dan Indonesia Super League (ISL).
Untuk meminimalisir pengeluaran tersebut, PSSI Pusat membuat kebijakan yang terbilang besar karena sudah sekian lama menjalankan masing-masing akhirnya dirubah dengan menggabungkan ketiga divisi amatir tersebut. Karena jika dilakukan peleburan untuk ketiga divisi tersebut, dinilai cukup mengantisipasi penggunaan anggaran yang relatif besar.
Komite Exco PSSI Pusat, Hardi Hasan saat menghadiri Kongres Luar Biasa (KLB) Pengesahan Statuta Asosiasi PSSI Riau, di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Riau, Minggu (15/12/2013), mengatakan, peleburan ini juga diharapkan bisa menambah nilai jual dunia sepakbola di masing-masing daerah.
"Tiga divisi dilebur menjadi satu dengan nama Liga Amatir Nusantara. Setiap Asosiasi PSSI Provinsi akan menjalani liga masing-masing. Jadi setiap provinsi melaksanakan liga sendiri, kebijakan ini dinilai cukup menambah nilai jual nantinya," kata Hardi.
Dikatakan memiliki nilai jual, karena masing-masing provinsi menjadi tuan rumah melaksanakan liga sendiri dengan peserta tentunya seluruh klub atau tim yang resmi terdaftar di Asosiasi PSSI provinsi masing-masing. "Jadi pelaksanaannya lebih khusus di daerah masing-masing," tukas Hardi.(tri)