PEKANBARU, GORIAU.COM-Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kota Pekanbaru punya tantangan tersendiri untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang. Mengingat, angka partisipasi pemilih pada dua pemilu sebelumnya tidak mencapai 60 persen.



Pada Pilgubri 2013 putaran kedua, angka partisipasi pemilih Kota Pekanbaru hanya berkisar 52 persen. Semetara, pada Pileg 2014 angka partisipasi pemilih meningkat, dengan angka 56 persen.

Meningkatnya angka partisipasi Pemilih pada Pileg 2014 diakui Sekretaris Kesbangpolinmas Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto karena jumlah peserta lebih banyak. "Tentunya, mereka bisa lebih banyak mengajak pemilih untuk memilih," katanya.

"Untuk Pilpres ini, kami sudah menyiapkan beberapa langkah strategis untuk mendongkrak angka pemilih," kata Hazli.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpolinmas Agus Pramono menyatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Baik instansi pemerintah maupun dengan Partai Politik (Parpol).

"Kemaren kita sudah lakukan koordinasi dengan stakeholder yang ada. Termasuk Parpol, sebab Pemilu ini menjadi tanggung jawab bersama," kata Agus.

Dengan adanya koordinasi ini, lanjut Agus, tentunya mampu memberikan sosialisasi yang lebih efektif. Dimana, semua juga bertanggungjawab untuk mengajak warga agar memilih. "Misalnya, Pak Camat akan menyampaikan Pilpres ini disetiap kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," katanya.(san)