
SELATPANJANG, GORIAU - Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Dedi Putra, S.Hi, meminta semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar memaksimalkan penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2013 yang baru saja di sahkan, Senin (18/11/2013) malam.
Demikian disampaikan Dedi Putra ketika ditemui GoRiau.com, ketika ditemui di Selatpanjang, Selasa (19/11/2013) siang.
"Kita minta dinas memaksimalkan penggunaan anggaran yang sudah disahkan itu," kata Dedi Putra kepada GoRiau.com.
Dikatakannya lagi, memang waktu terbilang sangat singkat, namun Ia tidak menginginkan adanya alasan waktu singkat dari dinas-dinas terkait penggunaan anggaran itu. Sebab, dari Rp72 miliar yang disahkan itu, hanya 27 miliar untuk kegiatan yang sifatnya memaksimalkan kegiatan pada anggaran murni tahun 2013, dan Rp27 miliar itupun tidak dilelang melainkan hanya Penunjukan Langsung (PL).
"Tidak ada alasan singkatnya waktu. Kita tidak mau itu jadi SiLPA," ujarnya lagi.
Dedi juga berharap seluruh SKPD sebelumnya sudah mengantisipasi dengan membuat beberapa persiapan sejak dahulu meski APBD-P belum disahkan. Dedi juga berpesan agar jangan ada kepentingan dalam pemanfaatan anggaran Rp27 M itu karena itu yang bisa membuat lama pengerjaan di sisa waktu yang singkat ini.
"Mungkin mereka telah membuat ancang-ancang kegiatan meski belum disahkan. Kita minta juga agar tidak ada kepentingan lain dalam penggunaan anggaran itu, karena itu yang bisa membuat waktu pengerjaan menjadi lama," tambah Politisi PPP ini lagi.
Sebagai tambahan, Senin (18/11/2013) malam APBD-P disahkan sebesar Rp72 M. Dimana Rp27 M digunakan untuk memaksimalkan kegiatan yang belum maksimal pada APBD Murni 2013 yang lalu, sedangkan Rp45 M digunakan untuk belanja rutin daerah. Dengan disahkannya Rp72 M ini maka APBD Kepulauan Meranti sekitar Rp1,472 T.(nti)