JAKARTA - Ekonom senior Faisal Basri wafat pada Kamis (4/9/2024) pagi, pukul 03.50 WIB. Faisal menghembuskan nafas terakhirnya saat dirawat di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Iya (benar kabar meninggalnya Faisal Basri)," kata Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad, Kamis, seperti dikutip dari Republika.co.id.

Tauhid menginformasikan, rumah duka almarhum Faisal berlokasi di Kompleks Gudang Peluru Blok A 60, Jakarta Selatan. Almarhum akan diberangkatkan dari Masjid Az Zahra, Gudang Peluru, Tebet, Jakarta Selatan ba'da Ashar. Informasi sementara, lokasi tempat pemakamannya adalah di TPU Menteng Pulo.

"Turut berduka yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum ditempatkan di jannatul firdaus," ujarnya.

Faisal Basri dikenal sebagai sosok yang kritis terhadap pemerintah, khususnya terkait dengan kebijakan ekonomi. Pria kelahiran Bandung, 6 November 1959 itu juga aktif di dunia maya.

Pada 30 Agustus 2024, Faisal Basri menulis soal tambang di Dairi. Ini merupakan kicauan terakhirnya di dunia maya sebelum berpulang.

"Rakyat Dairi bertekad bulat melawan kehadiran tambang. #Dairi," ujar Faisal lewat kicauannya.

"Kini kedamaian rakyat Dairi terancam oleh tambang perusak lingkungan. #Dairi."***