PEKANBARU - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman ternyata punya alasan tersendiri mengapa mengusulkan Wan Thamrin sebagai salah satu calon Wakil Gubernur Riau (Wagubri).

"Memang iya, kami dari partai (Golkar) mengusulkan dua nama. Yang satu Wan Thamrin dan Ruspan Aman. Untuk menentukan itu perlu keterwakilan wilayah," kata Andi Rachman saat berkunjung ke Kota Bagansiapi-api, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Sabtu (18/2/2017).

Memiliki wilayah yang sangat luas, orang nomor satu di Riau ini ingin 'mendapuk' figur dari Partai Golkar yang belum 'kebagian' jabatan penting di tingkat provinsi untuk mewakili daerahnya.

"Pimpinan Pemerintah Provinsi yang dari pesisir itu kan belum ada. Indragiri Hilir sudah, Rokan Hulu sudah, Saya kan dari Pekanbaru sudah," tuturnya.

Ads
"Pesisir kan belum, kita dorong bersama-sama kita jadikan pak Wan Thamrin ini. Nantikan dipilih dulu oleh DPRD, kita imbaulah biar ada keseimbangan di Riau," tuturnya.

Untuk diketahui, Wan Thamrin Hasyim merupakan mantan Bupati Rokan Hilir. Sementara, Ruspan Aman yang berasal dari Kuantan Singingi ini merupakan Ketua Harian DPD I Partai Golkar.

Diberitakan sebelumnya, Andi Rachman belum menyerahkan dua nama calon Wagubri kepada DPRD Provinsi Riau dengan alasan tata tertib (Tatib) dan panitia seleksi (Pansel) pemilihan Wagubri belum terbentuk. Itu disampaikan Gubernur Riau melalui anggota Pansus Wagubri dari fraksi Golkar, Masnur.

"Saya akan desak karena revisi tatib dan pansel Wagubri belum juga selesai. Memang belum diserahkan. Itu dulu (Tatib dan Pansel selesai), baru nama masuk ke DPRD," kata Masnur kepada GoRiau.com di Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Senin (13/2/2017).

Diuraikan politisi Partai Golkar ini, mekanisme penunjukan Wagubri akan berproses secepatnya di Paripurna setelah tim Pansel ditentukan beserta revisi tatib pemilihan Wagub sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Ini persoalan mudah saja kok. Kalau pimpinan dewan sudah rapat dan pansus terbentuk. Barang itu (nama Wagubri) baru kami sampaikan di Paripurna," ujarnya. ***