PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menyiapkan hadiah fantastis berupa paket umrah dan becak motor. Hadiah ini diberikan untuk memacu profesionalisme Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di tingkat kelurahan melalui ajang lomba kebersihan kota.

"Saat ini dari 83 LPS yang ada, kami sudah menjaring sekitar 30 LPS untuk mengikuti perlombaan menuju LPS yang profesional," ujar Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, Selasa (9/6/2026).

Kategori dan Jadwal Penilaian Lapangan

Perlombaan ini membagi para peserta ke dalam tiga kelompok kerja yang disesuaikan dengan skala kepadatan penduduk di wilayah operasional masing-masing. Pembagian tersebut meliputi:

  • * Kategori Kecil: Menyasar lembaga yang melayani kurang dari 1.000 penduduk kelurahan.
  • * Kategori Sedang: Menilai kinerja pelayanan untuk 1.000 hingga 3.000 warga.
  • * Kategori Besar: Diperuntukkan bagi wilayah padat dengan cakupan lebih dari 3.000 penduduk.

Proses kurasi dan peninjauan indikator di lapangan kini sudah mulai berjalan secara ketat oleh tim utusan pemerintah.

"Penilaian berlangsung mulai 8 Juni sampai 18 Juni 2026. Tim sudah kami turunkan ke lapangan untuk melakukan penilaian," jelas Reza Aulia Putra.

Target Pengurangan Volume Residu TPA

Sistem penilaian menitikberatkan pada kemampuan mandiri lembaga dalam memilah limbah rumah tangga. Langkah ini bertujuan memotong rantai distribusi pembuangan agar tidak seluruh barang bekas menumpuk di tempat pemrosesan akhir.

Reza Aulia Putra menegaskan idealnya sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hanya berupa residu setelah melalui proses pemilahan dan pengelolaan di tingkat kelurahan. Lewat apresiasi bentor dan paket umrah, pemerintah berharap terjadi lonjakan motivasi kerja pada ekosistem pengelola tingkat bawah. ***