PEKANBARU, GORIAU.COM - Setelah pekan lalu terjadi penurunan, pekan ini, harga tandan buah segar (TBS) sawit Riau naik sekitar Rp21,51 perkilogram. Demikian hasil rapat penetapan harga sawit Riau, Selasa (26/3/2013).

Ketua Tim Penetapan Harga TBS Sawit Riau, Ir Ferry HC usai rapat, Selasa (26/3/2013) mengatakan, sesuai hasil rapat diperoleh kesepakatan harga untuk usia 10 tahun keatas Rp1.435,91 perkilogram. Harga ini terjadi kenaikan dibanding periode sebelumnya, 20 hingga 26 Maret 2013 yang hanya sebesar Rp1.414,40 perkilogram.

''Sesuai hasil rapat tim tadi, untuk periode 27 Maret hingga 02 April 2013 sudah disepakati harga TBS sawit petani plasma sebesar Rp1.435,91 perkilogram untuk usia 10 tahunan keatas. Harga hanya diberlakukan bagi petani plasma. Kesepakatan TBS Sawit ini harus ditaat dalam transaksi pembelian," katanya.

Ferry mengatakan, jika dibandingkan dengan periode sebelumnya itu terjadi kenaikan sebesar Rp21,51 perkilonya. Artinya, sebut Ferry juga Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan ini, petani plasma tentunya dapat menikmati kenaikan harga TBS ini kendati sekarang dilanda musim trek.

Dikesempatan itu ia juga menyatakan disepakati harga pada periode ini sesuai hasil data transaksi penjualan pihak perusahaan PKS yang disampaikan ke tim. Maka, data-data tersebut yang diolah tim dan disepakati. Data itu berasal dari PTPN V, PT Asian Agri, PT Sinar Mas serta sejumlah perusahaan sesuai SK Gubenur.

"Dari hasil olahan data oleh tim. Maka didapatkan Harga CPO rerata tertimbang periode berjalan (18-24 Maret 2013,red) itu sebesar Rp6.840,79. Sedang untuk harga kernel rerata tertimbang sebesar Rp3.093,12. Kemudian, untuk Indeksnya sebesar 86,87 persen. Maka harga TBS sawit itu bisa ditetapkan," terangnya. (rdi)