TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Pasangan bakal calon Guberniur dan Wakil Gubernur Riau, Indra M Adnan - Mamak Aziz (BIMA), yang diusung 26 partai terancam gagal karena ada indikasi tidak memiliki dukungan yang cukup. BIMA diperkirakan hanya memiliki 9,36 persen suara partai setelah dilakukan verifikasi oleh KPU Riau.

Sesuai syarat minimal, pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur harus mengumpulkan 15 persen suara atau setara dengan 9 kursi di DPRD Riau. Sementara itu, dari jumlah partai pengusung yang mendaftarkan BIMA, yang semula lebih dari 15,677 persen, semakin berkurang setelah verfikasi.

Sementara itu Dr H Indra Muchlis Adnan saat dikonfirmasi Kamis ( 20/6/2013) menyatakan pasrah jika memang jumlah dukungan suara tidak mencukupi. Meski begitu, pihaknya masih berharap bisa lolos ke PIlgubri.

''Saya masih terus mengikuti perkembangan politik terkini di Provinsi Riau. Kalau tidak mencukupi dan tidak lolos, saya akan konsentrasi sebagai Bupati Indragiri Hilir,'' ujarnya.

Sementara waktu ini, Indra Muchlis Adnan mengaku akan terus berkonsentrasi melaksanakan tugasnya sebagai Bupati Indragiri Hilir dan tugas lainnya. Sembari juga melakukan pengamatan dan kegiatan lain yang berhubungan dengan politik.

Hanya saja, Indra Muchlis Adnan menegaskan dia tidak berkecil hati sama sekali. Karena segala yang sudah dilakukan diupayakan maksimal. Diharapkan semua pendukungnya tetap melakukan konsolidasi untuk langkah selanjutnya. ''Kita segera melakukan langkah-langkah lain secara cepat terkait konstelasi politik yang sedang berkembang,'' cetus Indra Muchlis Adnan. (nti)