PEKANBARU, GORIAU.COM - Rendahnya pelaksanaan kegiatan APBD Riau 2014 yang berada di Dinas Ciptakarya, Tata Ruang dan Sumberdaya Air Provinsi Riau seharusnya diveluasi. Pasalnya, realisasi anggaran hanya 10 persen dari total anggaran Rp 445 miliar.

''Saya rasa Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman harus mengevaluasi kinerja Dinas Ciptakarya, Tata Ruang dan Sumberdaya Air. Masak setahun kerja cuma bisa 10 persen,'' ujar anggota Komisi D DPRD Riau Zukri Misran kepada GoRiau.com, Selasa (13/1/2015).

Dijelaskan, meski pemecahan Dinas PU menjadi Ciptakarya dan Binamarga dilaksanakan September 2014, seharusnya pejabat yang baru bisa menyesuaikan diri dengan cepat. ''Jadi kita minta, kinerjanya ditingkatkan, dan kalau perlu dievaluasi,'' tambahnya.

Dikatakan, untuk tahun 2015 peristiwa tidak terlaksananya kegiatan ini harus tidak terjadi lagi karena sangat berdampak pada hasil pembangunan yang harusnya sudah dinikmati masyarakat.

''Yang rugi itu masyarakat, karena proses pembangunan tak terjadi, kalau pegawai tentu tidak terlalu karena biaya rutin seperti gaji dan tunjangan tetap dibayarkan,'' tutupnya. ***