
PEKANBARU, GORIAU.COM - Gubernur Riau (Gubri), H Annas Maamun ternyata belum terbiasa dengan sebutan 'Pak Gub' yang otomatis sudah melekat kepada dirinya sejak dilantik pada 19 Februari 2014 lalu. Hal ini terbukti ketika beberapa kali melakukan kunjungan ke sejumlah daerah di Riau.
"Saya kemarin (Kamis, red) ke Siak, warga memanggil dirinya dengan sebutan 'Pak Gub' beberapa kali baru tahu yang dipanggil itu saya," tukas Gubri saat sambutan pada pertemuan dengan kepala desa (kades) se-Riau, di Hotel Jatra, Pekanbaru, Jumat (7/3/2014).
Gubri mengaku bahwa dirinya merasa masih menjadi Bupati Rokan Hilir. "Saya merasa masih jadi bupati," tuturnya sambil ketawa di hadapan semua kades.
Disampaikannya, jika ada pejabat atau masyarakat yang memanggilnya dengan sebutan 'Pak Gub' tapi tidak direspons, harap dimaklumi. "Jadi mohon maaf jika itu terjadi, saya akan biasakan nantinya," pungkas Gubri.
Dalam kesempatan itu, Gubri juga menyampaikan kepada seluruh pejabat dan peserta yang hadir bahwa tidak harus memperlihatkan rasa hormat kepadanya dengan wajib berdiri saat masuk ruangan atau mau memberi sambutan.
"Jika itu biasa dilakukan selama ini, namun dengan saya tak usah," katanya setelah melihat Wagubri, H Arsyadjuliandi Rachman dan Sekdaprov Riau, Zaini Ismail berdiri ketika dirinya akan memberi sambutan.***