DURI - Selama dua hari, SMA Cendana Duri yang beralamat di komplek Krakatau Chevron, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau akan ramai dikunjungi pelajar dan orangtua yang ingin melihat penampilan bakat anak-anaknya.

Kegiatan tahunan yang dikemas dalam acara Cendana Festival Project (CFP) ini dahulunya dikenal dengan nama Parkit. Rangkaian acaranya hampir sama, dimana sejumlah sekolah diundang khusus untuk mengisi rangakaian acara pada Jumat - Sabtu (7-8/2/2020).

Rangakaian kegiatannya seperti festival band dengan peserta dari sejumlah sekolah, penampilan tari, vokal solo, ekstrakurikuler musik, story telling, dialog mandarin, aqustik dari siswa SMA Cendana, lomba fashion show, dan penampilan BCK saat acara penutupan.

Direktur Yayasan Pendidikan Cendana Riau, Dr Deni Satria MPd saat membuka acara Cendana Festival Project mengatakan kegiatan yang dibuat OSIS SMA Cendana ini merupakan bagian dari pembentukan karakter peserta didik dalam pengembangan minat dan bakat.

"Menghadapi perkembangan zaman milineal abad 21 ini sangat berat tantangannya. Bagaimana anak-anak bisa menghadapi ini, tentu perlu pembinaan dari orangtua, guru serta lingkungannya. Melalui program CFP ini salah satu ruang yang kami berikan untuk mengembangkan bakat dan minat anak," kata Deni Satria, Jumat (7/2/2020) kepada GoRiau.com.

Deni mengaku senang melihat antusiasnya pelajar baik dari Cendana maupun sekolah lainnya mengikuti rangkaian acara CFP tersebut. Ia menjamin, pengunjung yang datang ke CFP 2020 ini juga tidak akan merasa bosan mengikuti rangkaian acara ini.

"Karena berbagai macam kuliner Nusantara yang bisa dicicipi. Panitia acara menyedian sampai 27 stand kuliner di lokasi acara. Banyak karya kerajinan tangan yang juga dipamerkan dalam acara ini," kata Deni didampingi Kepala SMA Cendana Dra Wiselmi di ruang kerjanya.

Selama acara penampilan bakat berlangsung, ada acara yang sangat penting lagi bagi siswa kelas 12. Dimana 7 universitas ternama datang ke Cendana untuk mempresentasikan keunggulannya.

"Ada 7 universitas yang ikut di Cendana Education fair 2020, mereka mempresentasikan ke sejumlah kelas tentang keunggulan universitasnya. 7 universitas itu diantaranya, UMN, Batam Tourishm Polytechnic, Sun Education, Swis German University, UPH, Politeknik Caltex Riau dan Politeknik Negeri Bengkalis," tuturnya lagi menjelaskan.

Cendana Festival Project ini dibuka secara resmi oleh Camat Bathin Solapan Wahyudin yang ditandai dengan pemukulan gong. Angkatan ketiga IPDN itu mengaku baru pertama kali menemukan sekolah menengah atas yang kreatif dalam membuat iven besar seperti ini.

"Selama 11 tahun saya tugas di Natuna lalu di Inhu, belum pernah saya menemukan sekolah sekreatif SMA Cendana ini. Anak-anaknya terlihat kompak dan bisa mengembangkan bakatnya," kata Wahyudin.

Camat berharap kedepannya, acara yang bagus itu dibuat di luar lingkungan sekolah. Sebab akses masuk ke komplek Chevron cukup sulit, sementara dari luar banyak sekali yang ingin melihat kegiatan seperti yang dibuat pelajar SMA Cendana ini.

"Kami sangat mendukung acara ini terus berlanjut, selain sebagai ajang silaturrahmi, ini juga sangat tepat untuk mengembangkan bakat anak didik kita. Kalau bisa dibuat di luar lingkungan sekolah, agar masyarakat umum juga dapat menyaksikannya," kata Camat. ***