SELATPANJANG – Gaji guru bantu di Kabupaten Kepulauan Meranti masih menunggu transfer dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Sebagaimana disampaikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Alamsyah Almubaraq bahwa segala persiapan administrasi jelang proses pencairan telah dilakukan.

"Telah diusulkan dan segala administrasi jelang proses pencairan juga siap semua. Tapi kami masih menunggu Pemprov Riau mentransfer kebutuhan anggaran yang diusulkan tersebut," ujar Alamsyah Almubaraq, Rabu (13/4/2022).

Dijelaskan Almubaraq awalnya usulan pencairan untuk mengakomodir kebutuhan gaji 65 orang guru bantu yang tersebar di Kepulauan Meranti. Dengan besaran pendapatan tidak kurang dari Rp 2 juta per bulan.

Walaupun demikian sampai saat ini masih menunggu pencairan dari Pemprov Riau khusus untuk semester satu (enam bulan) 2022 ini dengan besaran hampir mencapai Rp1 milliar.

"Untuk semester pertama saja, total anggaran yang kita ajukan Rp780 juta," ungkapnya.

Dirinya tidak menampik jika proses usulan pencairan sebelumnya sempat terganjal pendataan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Data dari bawah baru diterima oleh jajaran DPKAD akhir pekan kemarin. Jadi agak sedikit molor," pungkasnya.***