
DUMAI, GORIAU.COM - Puluhan gabungan mahasiswa se Kota Dumai berunjuk rasa di sepanjang jalan Sudirman menuju PT Kuala Lumpur Kepong (KLK). Aksi damai tersebut dipicu dugaan pelecehan atas bendera merah putih yang dilakukan oleh general meneger PT Kreasi Jaya yang notabene anak PT KLK.
"Bisa tidak bendera merah putih ditukarkan dengan kolor yang saya pakai warna merah ini" demikian perkataan Broderik Chin hingga memicu kemarahan seluruh element masyarakat Indonesia khususnya yang berada di Kota Dumai.
Korlap demo, Teguh kepada GoRiau.com Senin (19/8/13). Menyebutkan tindakan mereka sebagai bentuk kepedulian dan rasa nasionalisme atas harga diri para pejuang yang sudah memerdekakan Indonesia.
Ditambahkan Teguh, perusahaan di Dumai hanya memberikan limbah dan penyakit kepada warga Dumai, atas pelecehan yang terjadi Sabtu (17/8/13) lalu dirinya bersama rekan mahasiswa se Kota Dumai minta Broderik Chin hengkang dari Indonesia.
"Ini sudah sama dengan menginjak-injak harga diri rakyat Indonesia. Mencaci maki bendera merah putih, patut diberikan sanksi berat, setelah diberikan sanksi, Broderik Chin harus tinggalkan Indonesia," tegasnya.
Berapa banyak masyarakat Dumai yang terus menerus diberikan limbah dan penyakit oleh perusahaan, kata Teguh, dengan itu maka operasional PT KLK layak di tutup.(egy)