PEKANBARU - Bersinggungan dengan perkembangan teknologi dan informasi yang mendunia (globalisasi), permainan tradisional rakyat yang menjadi warisan budaya mulai dilupakan oleh anak-anak. Hal ini pun menimbulkan keresahan tersendiri bagi Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman saat memberikan kata sambutan dalam acara Seminar Parenting tentang Pengasuhan Anak dalam Keluarga di Hotel Furaya Pekanbaru.

"Kita harus melakukan regenerasi. Jika tidak, permainan tradisional seperti gasing lama-lama bisa hilang," kata Andi Rachman dihadapan Ketua KPAI, Seto Mulyadi yang hadir langsung sebagai pembicara seminar, Selasa (22/11/2016) pagi.

Ia pun mengaku sempat berdiskusi bersama Ketua LAM Riau, Al Azhar untuk berkomitmen membimbing anak-anak penerus bangsa sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Riau kelak dengan berpedoman pada tunjuk ajar Melayu.

"Berbagai masalah yang dihadapi anak-anak kita, ini menjadi tugas bersama dan keluarga sebagai penentu. Perkembangan teknologi jangan sampai membuat anak-anak kita lupa terhadap budaya dan permainan rakyat," tuturnya. ***