SELATPANJANG – Penataan birokrasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti belum sepenuhnya menutup kekosongan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Setelah pelantikan 42 pejabat pada Kamis (20/8/2026), masih ada empat OPD yang belum memiliki kepala definitif.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kepulauan Meranti, Bhakaruddin, M.Pd mengatakan kekosongan tersebut menjadi bagian dari pekerjaan lanjutan pemerintah daerah setelah adanya pergeseran sejumlah pejabat.

Empat OPD yang masih dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) tersebut yakni Bappeda Litbang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja, serta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan).

"Untuk empat OPD itu memang belum ada kepala definitif. Saat ini masih dijalankan oleh Pelaksana Tugas (Plt) sementara satu OPD lagi akan memasuki masa pensiun dan harus diisi," ujar Bhakaruddin, Kamis (20/8/2026) usai pelantikan pejabat.

Kekosongan tersebut salah satunya dipicu oleh pergeseran pejabat dalam pelantikan terbaru. Abu Hanifah yang sebelumnya menjabat Kepala Bappeda kini ditugaskan sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Sementara Tunjiarto yang sebelumnya memimpin Disdikbud mendapat tugas baru sebagai Sekretaris DPRD Kepulauan Meranti. Perubahan tersebut membuat kursi pimpinan di dua OPD tersebut kembali kosong secara definitif.

Untuk Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja serta Diskominfotiksan, posisi kepala OPD juga masih dijalankan oleh Plt. Pemerintah daerah selanjutnya akan menentukan pengisian jabatan sesuai mekanisme dan kebutuhan organisasi.

Bhakaruddin memastikan kekosongan pimpinan definitif tidak menghambat jalannya pemerintahan. Selama proses pengisian berlangsung, para Plt tetap menjalankan fungsi kepemimpinan dan memastikan pelayanan masyarakat berjalan.

Selain empat OPD yang saat ini belum memiliki kepala definitif, Pemkab Kepulauan Meranti juga harus menyiapkan pengganti Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), H. Sutardi.

H. Sutardi dijadwalkan memasuki masa pensiun pada 1 September 2026. Dengan demikian, dalam waktu dekat terdapat lima posisi pimpinan OPD yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.

Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar mengatakan penataan jabatan dilakukan untuk memastikan organisasi pemerintahan dapat bekerja lebih efektif, termasuk mengisi sejumlah posisi yang kosong akibat pensiun maupun perubahan struktur organisasi.

"Pelantikan ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Asmar.

Ia juga meminta pejabat yang baru ditempatkan segera menyesuaikan diri dengan tugas masing-masing agar perubahan struktur tidak berdampak terhadap pelayanan publik.

"Saya berharap saudara-saudara segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab yang baru, membangun kerja sama yang baik, serta menunjukkan kinerja yang profesional, disiplin, inovatif, dan berorientasi pada hasil," harapnya. ***