PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru belum juga menyerahkan usulan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2014. Sehingga, pembahasan belum bisa dijadwalkan dan terancam molor dari target awal.

Bahkan jika Juli ini tidak diserahkan, maka APBD Perubahan Kota Pekanbaru akan jauh molor hingga Oktober 2014. Untuk itu, Badan Legislatif (Banleg) DPRD Pekanbaru mengimbau agar Pemko segera menyerahkan draft usulan tersebut.

Anggota Banleg DPRD Pekanbaru, Zaidir Albaiza, Senin (4/7/2014), menyebutkan, Pemko Pekanbaru harus segera mengajukan draft APBD Perubahan jika tidak ingin molor hingga Oktober mendatang.

"Mengingat waktu yang semakin sempit, Pemko secepatnya harus mengajukan APBD Perubahan, karena nantinya ditakutkan telat dan molor saat memulai pembahasannya," kata Zaidir.

Namun dirinya berpesan agar dana Bantuan Sosial (Bansos) dan hibah tetap diajukan. Mengingat kedua anggaran tersebut dinilai layak dan berguna bagi masyarakat. Begitu juga untuk pembangunan daerah-daerah terpencil.

Hal yang sama juga disampaikan Anggota lainnya, Ronie Amril. Dirinya juga mengimbau Pemko Pekanbaru untuk segera menyerahkan draft APBD Perubahan. "Karena waktu sudah semakin sedikit," katanya.

Dikhawatirkan akan berdampak kepada program, visi dan misi Pemko Pekanbaru untuk menciptakan pembangunan yang bagus sepanjang 2014 ini. "Itu demi kelancaran program di 2014 ini," ujarnya.

Seperti diketahui, APBD Pekanbaru 2014 sebesar Rp2,7992 triliun. Sejumlah program sudah dilaksanakan.(rul)