DUMAI, GORIAU.COM - DPRD Dumai janji bakal hadirkan Kepala KPPBC Dumai beserta anggota dimana salah seorang oknum KPPBC Dumai yang menyebutkan wartawan maling saat melakukan peliputan di Pelabuhan Dumai beberapa waktu lalu. Hal itu berbuntut kepada unjuk rasa dari puluhan wartawan yang membentuk Solidaritas Wartawan Dumai (SOWAD).

Gabungan wartawan se kota Dumai tersebut kembali menggelar aksi unjuk rasa yang kedua kalinya, Selasa (29/10/13). Pasca berorasi didepan gedung KPPBC Dumai Senin (28/10/2013) kemarin yang berbuntut kekecewaan."Kemarin kita sudah menggelar aksi unjuk rasa ke KPPBC Dumai namun kepala KPPBC tidak memenuhi satupun tuntutan kita, oleh karenanya kali ini kita kembali menggelar aksi unjuk rasa yang kedua kalinya dengan mendatangi DPRD Dumai," ujar Korlap Sowad, Vernando Siahaan kepada Goriau.com disela-sela berorasi yang dimulai dari Simpang Sukajadi tugu Serindit sejak pukul 09.00 Wib pagi tadi.Usai berorasi di perempatan jalan Sultan Syarif Kasim, puluhan wartawan tersebut langsung bertolak kegedung DPRD Dumai untuk menyampaikan aspirasi kepada DPRD agar memanggil Kepala KPPBC Dumai Dwijo, langsung dan memediasi untuk menyelesaikan persoalan pelecehan tersebut."Tidak ada i'tikad baik dari Bea Cukai hingga saat ini. Sedangkan kita sudah menempuh jalur persuasif agar Kepala Bea Cukai menindak oknumnya, serta meminta maaf melalui media massa. Namun, kepala BC sepertinya melindungi oknum tersebut," ujar Nando.Puluhan wartawan berhasil menemui sejumlah anggota DPRD Dumai yang terdiri dari Ketua DPRD Dumai, Zainal Effendi dan Komisi I DPRD Dumai. Dimana dalam kesempatan yang sama langsung dibawa hearing untuk dengan pendapat.DPRD Kota Dumai secara langsung menyatakan dukungannya untuk mengusut tuntas oknum bea cukai yang melecehkan wartawan saat peliputan di pelabuhan penumpang Dumai, Selasa (22/10) lalu.Dukungan tersebut disampaikan ketua komisi I Timo Kipda dan anggota komisi I Khairul Saleh dalam hearing yang dipimpin ketua DPRD Dumai Zainal Efendi. "Tidak perlu maaf-maafan, ini jelas melanggar. Ada apa Bea Cukai, dengan kami saja 30 anggota dewan mereka tak kenal. Pasti banyak rahasia di sana," ujarnya saat menyambut kedatangan puluhan wartawan, Selasa (29/10/2013) siang.Selain itu dalam waktu dekat DPRD juga bakal memanggil kepala Bea Cukai beserta oknum yang berani melakukan pelecehan kepada wartawan tersebut. "Kita tidak perlu banyak-banyak bicara, dalam waktu dekat kita akan panggil kepala Bea Cukai. Emangnya siapa dia, kok tak bisa menindak anggotanya," tambah Khairul Saleh.Hearing antara puluhan wartawan dengan DPRD Dumai tersebut dihadiri Ketua DPRD Dumai Zainal Efendi, Ketua komisi I Timo Kipda dan sekretrais Komisi I Jhonfikar, wakil ketua komisi I Khairul Saleh, serta anggota Amris, Abdul Kasim, Onny Chairunnisa, Salman dan Robert H Situmeang.Selain menyatakan dukungan mereka keseluruhan anggota DPRD Dumai tersebut akhirnya turut menandatangani kain putih sebagai aksi mendukung dan mendorong penegakan keadilan hukum bagi wartawan.(egy)