PEKANBARU, GORIAU.COM - Anggota DPRD Provinsi Riau dan pejabat eselon II Pemerintah Provinsi Riau saling memperebutkan 21 unit mobil dinas baru jenis All New Nissan X-Trail Tipe M20DE (2000 cc). Sejauh ini belum ada ketetapan dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman untuk siapa mobil diserahkan.

Dalam rapat pimpinan DPRD Riau dengan pimpinan fraksi telah disepakati bahwa mobil dinas itu dipinjampakaikan ke anggota DPRD Riau. Mobil tersebut kini telah berada di gudang Biro Perlengkapan Pemprov Riau, Jl. Kopan, Pekanbaru. ''Nanti akan kita prioritaskan pimpinan fraksi, komisi dan badan,'' kata salah seorang pimpinan fraksi DPRD Riau.

DPRD Riau 2014-2019 terdiri dari 8 fraksi, 5 komisi dan 2 badan. Total 15 orang ketua. Sisanya, sebanyak 6 mobil diserahkan ke wakil ketua. Dengan demikian, masih kurang 40 mobil lagi diluar pimpinan DPRD. ''Mereka sementara menggunakan mobil dewan lama yang telah ditarik oleh Sekwann'' ujarnya.

Sekretaris DPRD Riau, Zulkarnain Kadir kepada wartawan, Selasa (30/12/2014) mengatakan pihaknya baru berhasil menarik 39 mobil dinas bekas anggota dewan lama. Sebanyak 12 anggota dewan membandel mengembalikan. Padahal sudah disurati dan diberikan peringatan tiga kali. ''Kita serahkan ke Biro Perlengkapan untuk menariknya,'' ujarnya.

Keengganan anggota DPRD Riau 2009-2014 mengembalikan mobil dinas karena mereka telah memegang surat pinjam pakai dari Gubernur Riau non aktif Annas Maamun selama dua tahun. Tapi hal ini melanggar aturan karena mereka tidak aktif lagi. Mobil Nissan X-Trail lama itu masih memiliki nilai Rp 250 juta karena baru 3 tahun digunakan. ''Ini berpotensi kerugian negara dan korupsi,'' kata anggota dewan.

Namun, Kepala Biro Perlengkapan Setda Riau Ayub Khan menegaskan mobil dinas baru seharga masing-masing Rp 450 juta itu belum ditentukan untuk siapa digunakan. ''Yang jelas untuk operasional Pemprov Riau,'' ujarnya. Boleh jadi dipinjampakaikan ke dewan atau untuk Kepala SKPD sesuai SOTK baru.

Tapi, Ayub Khan memastikan tahun 2015 ini tidak ada anggaran untuk beli mobil dinas DPRD Riau. ''Kalau mau dianggarkan di APBD Perubahan 2015,'' ujarnya. (fjw)