SELATPANJANG, GORIAU.COM - Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Kepulauan Meranti menargetkan pembuatan Perda Sampah tuntas tahun ini. Saat ini DPKP tengah menunggu data pendukung dari dinas terkait sebelum nantinya diajukan ke bagian hukum Setdakab Meranti untuk diteruskan ke DPRD.
Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala DPKP Kepulauan Meranti, Joko Surianto Slamet SH MM, ketika ditemui di Selatpanjang, Kamis (18/6/2015) sore.
Kata Joko, mereka telah pergi studi banding dan melakukan berbagai persiapan dalam mengumpulkan data-data. Hanya saja, DPKP Meranti belum bisa melanjutkan data itu di Bagian Hukum Setdakab karena masih menunggu data-data pendukung dari dinas terkait.
"Kita sudah siapkan data-data, kita sudah studi banding. Saat ini kita menunggu data dari dinas-dinas terkait seperti BLH, Perikanan, Perindag, dan Kesehatan," kata Joko.
Namun, mengingat pentingnya ada Perda Sampah di Kepulauan Meranti, Joko menargetkan tahun ini Perda itu telah selesai. "Kita targetkan tahun ini Perda Sampah itu sudah selesai," ujarnya lagi.
Menjelang Perda itu tuntas, sebagai antisipasi untuk meminimalisir agar masyarakat tidak sembarangan membuang sampah ke laut, DPKP akan berkoordinasi dengan Dislutkan. Akan ada petugas yang memantau perairan untuk memastikan tidak ada pemilik usaha (toko, warung kopi, maupun rumah warga) yang ada di pinggir tebing membuang sampah ke laut.
"Kita akan koordinasikan dengan perikanan, agar ada beberapa petugas nanti yang akan memantau perairan," kata Joko lagi.
Sebelumnya, beberapa warga Meranti yang mengeluhkan banyaknya sampah di perairan Selat Air Hitam (disebut laut oleh warga). Kondisi itu dikhawatirkan akan berdampak buruk dan menghambat perkembangan kabupaten yang baru berumur 6 tahun itu.
(zal)