SELATPANJANG, GORIAU.COM - M Samsuddin, salah seorang warga Jalan Pemda Desa Bantar Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Selasa (30/12/2014) dinihari tewas mengenaskan. Samsuddin menghembuskan nafas terakhir, setelah mendapat tusukan benda tajam dari salah seorang warga Ujungair Desa Anak Setatah Kecamatan Rangsang Barat.


Informasi kematian Samsuddin ini sebagaimana disampaikan Hafiz, salah seorang saudara korban yang berada di Selatpanjang. Menurut keterangan Hafiz, berdasarkan informasi yang diterimanya, Samsuddin waktu itu tewas ditusuk benda tajam.
Sebelumnya, tambah Hafiz, Samsuddin pergi ke salah satu tempat acara nikah warga Rangsang Barat, Senin (29/12/2014) malam. Dari situlah, bermulanya hingga usai melihat acara Ia terlibat pertengkaran dan tewas setelah salah satu benda tajam bersarang di badan bagian depan.
"Informasi yang saya terima, Ia (Samsuddin,red) meninggal karena ditikam orang. Tapi belum begitu jelas kronologis kejadiannya," kata Hafiz yang merupakan ponakan korban.
Sementara itu, di tempat terpisah, salah seorang warga Rangsang Barat, ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya mengatakan, Samsuddin yang merupakan anak ke 5 dari 7 bersaudara itu meninggal dunia setelah ditusuk salah seorang warga Desa Anak Setatah usah menonton orgen tunggal (hiburan rakyat di pesta pernikahan, red).
Sementara pelaku, menurut warga setempat, kabur ke arah hutan bakau (hutan mangroove, red) Desa Lemang.
"Kami dapat info pelaku lari ke hutan bakau Desa Lemang. Kami berharap pihak kepolisian bisa secepatnya menangkap pelaku," kata salah seorang warga Rangsang Barat yang tak ingin namanya disebut itu.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, melalui Kasat Reskrim AKP Antoni L Gaol SH MH, kepada GoRiau membenarkan adanya kejadian penusukan itu. Menurut Antoni, saat ini polisi sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Pelaku sudah dikepung, semoga secepatnya bisa ditangkap," kata Antoni.(zal)