
DENPASAR - Safari dakwah ustaz Abdul Somad di Bali terancam batal karena sejumlah organisasi massa menolaknya dan bahkan berusaha mengusir ustaz asal Riau itu dari Bali, Jumat (8/12).
Namun akhirnya massa membolehkan Abdul Somad melanjutkan safari dakwahnya di Bali dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, setelah ustaz kondang itu memenuhi permintaan massa untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Dikutip dari viva.co.id, ditemui di Hotel Aston Denpasar, ustaz Somad terlihat tetap tenang. Ia menegaskan tak mempersoalkan mendapat perlakuan demikian oleh orang-orang yang disebutnya saudara.
''Kita semua saudara senegara, NKRI,'' kata Somad, Jumat.
Ia menuturkan, meski tak seiman dengan massa demonstran, tapi Ustaz Somad tetap merasa seperti saudara dengan siapa pun. ''Mungkin kamu bukan saudaraku seakidah, tapi pasti saudaraku satu negara,'' tegas Ustaz Somad.Â
Ustaz Somad kini sedang dalam perjalanan menuju Masjid An-Nur, di Jalan Diponegoro Denpasar. Ribuan warga Muslim Bali telah memadati masjid tersebut sejak Jumat sore. Selain di Masjid An-Nur, Ustaz Somad keesokan harinya akan melanjutkan safari dakwah di Baitul Rahman, Kampung Jawa, Denpasar.
Sejumlah organisasi masyarakat di Bali yang bernama Komponen Rakyat Bali (KRB) sempat berunjuk rasa di depan Hotel Aston, Denpasar.
Massa mendesak agar Ustaz Abdul Somad diusir dari Bali, menyusul kehadirannya di Pulau Dewata untuk bersafari dakwah. Ustaz jebolan S1 Universitas Al Azhar Mesir itu dituding massa tidak cinta NKRI. Namun setelah dia menyanyikan lagu Indonesia Raya, massa akhirnya melunak dan mempersilakan ustaz Somad berdakwah. ***