
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pesawat Garuda Indonesia, Lion Air, dan Batik Air rute Jakarta-Pekanbaru terpaksa mendarat di Batam akibat Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) Pekanbaru, Riau, dilanda hujan badai.
"Peristiwa itu terjadi pada Senin (16/9) malam. Kondisi Bandara SSK II tadi malam memang kacau," kata Airport Duty Manager Bandara SSK II Pekanbaru Baiquni di Pekanbaru, Selasa (17/9/2013).
Ia menjelaskan, hujan disertai angin kencang atau badai membuat jarak pandang pilot menjadi terganggu. Begitu juga dengan pelintasan dan apron (area parkir) pesawat, menjadi tidak nyaman sehingga empat pesawat dari maskapai tersebut memilih mengalihkan pendaratan ke Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Menurut Baiquni, berdasarkan rute awal, pesawat Garuda Indonesia jalur penerbangan Jakarta-Pekanbaru seharusnya mendarat di Bandara SSK II pada Senin (16/9) sekitar pukul 18.22 WIB.
Begitu juga dengan pesawat milik Maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan 292 rute yang sama, menurut dia, juga tidak berani mendarat sesuai jadwal pukul 18.33.
"Satu pesawat lagi dengan rute Jakarta-Pekanbaru yang juga dialihkan ke Batam ketika itu adalah Batik Air," katanya.
Ia mengatakan, sementara ada satu unit pesawat Lion Air dengan kode penerbangan 295 rute Medan-Pekanbaru terpaksa berbalik arah dan kembali ke Medan.
"Menurut jadwal, pesawat Lion Air dari Medan ini tiba di SSK II sekitar pukul 18.35. Namun akibat cuaca yang tidak memungkinkan, pesawat terpaksa memutar arah dan kembali ke Bandara Kualanamu," katanya.
Sejumlah pesawat tersebut, ujarnya, baru akhirnya kembali diterbangkan ke Pekanbaru pada pukul 21.30. "Pagi ini, kondisi bandara sudah sangat baik dan aktivitas penerbangan untuk kedatangan maupun keberangkatan mulai lancar," katanya. ***