
TELUKKUANTAN - Warga Desa Lubukkebun Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau pada Ahad (8/11/2020) dini hari terkejut dengan suara gemuruh yang datang tiba-tiba.
Suara gemuruh tak seperti biasanya. Ternyata, banjir bandang yang sedang menghantam desa tersebut.
"Tengah malam, sekitar pukul 00.30 WIB banjir bandang melanda, menghantam sekolah kami, yakni SDN 003 Lubukkebun," ujar Isnan, guru yang mengajar di sekolah tersebut.
Dikatakan Isnan, banjir ini berasal dari Sungai Sangkalalo yang tak kuat menampung air hujan. Hujan mulai melanda desa tersebut sejak Sabtu (7/11/2020) malam.
"Arus airnya sangat deras dan dalam. Akibatnya, pagar sekolah roboh kena hantam banjir," ujar Isnan. Selain itu, banjir bandang juga merobohkan kantin di sekolah tersebut.
"Sanitasi juga rusak parah. Kemudian, buku paket dan alat peraga IPA juga banyak yang terendam. Ada juga TV," terang Isnan.
Setelah banjir bandang berlalu, Isnan bersama majelis guru dan warga sekitar menyelamatkan barang-barang yang bisa diamankan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kuansing, Jupirman melalui Sekretaris Masrul Hakim mengaku sudah mengetahui kabar duka tersebut.
"Melalui Korwil, kami minta kepala sekolah dan guru mengamankan apa saja yang bisa diselamatkan," ujar Masrul.
Untuk memastikan seberapa parah kerusakan, Disdikpora Kuansing akan turun ke lapangan besok pagi, Senin (9/11/2020).
"Bidang sarana akan kita turunkan besok guna melihat bagaimana kerusakan akibat banjir bandang tersebut," tutupnya.***