PEKANBARU, GORIAU.COM -Seperti tahun-tahun sebelumnya, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) se-Pekanbaru kembali memperlihatkan konsistensi mereka dalam mengangkat derajat, harkat dan martabat kaum wanita.activate javascriptactivate javascriptactivate javascript

Dengan menggelar Lomba Pidato Berpakaian Baju Kartini, di Gedung Maharatu, Jalan Kerinci, Pekanbaru, Riau, Rabu (22/4/2015), diharapkan kaum wanita bisa menjadi pembicara yang cerdas, dan tidak 'demam' saat sedang berada di depan banyak orang.

Karena keberadaan wanita sejauh ini masih belum sepenuhnya dihargai, harkat dan martabat mereka harus diangkat agar bisa bersaing di berbagai sektor.

"Kali ini kita menggelar pidato, namun kegiatan ini bukan masalah siapa yang juara, tetapi hasil yang didapat dengan bisa dan pintar berpidato," kata Ketua GOW Pekanbaru, Hj Maryenik Yanda SH di sela-sela acara.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/22042015/asnita-1jp-1984.jpgAda pun peserta yang ikut diantaranya 12 orang dari perwakilan masing-masing kecamatan. Kemudian dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Pekanbaru Asmita Firdaus, organisasi-organisasi kewanitaan se-Kota Pekanbaru. Seperti Persit, IKKD, Iwapi, PKK 12 kecamatan, BPMKG, BKMT, Wanita Islam, Perwanas Pekanbaru dan beberapa lainnya.

Kegiatan ini, kata Maryenik, sekaligus bersempenaan dengan Peringatan Hari Kartini tahun 2015. "Kaum wanita harus berpendidikan baik, agar dihargai dan diperhitungkan. Terutama agar tidak ada lagi wanita-wanita yang tertindas, kemudian juga jadi korban kekerasan," sambung Maryenik.

Menurutnya, kaum perempuan masih banyak yang perlu dicerdaskan. "Kami ingin semua wanita di Indonesia cerdas, agar jangan lagi terbodohi dengan hal-hal yang seharusnya kita tahu tetapi kita tidak peduli mengetahuinya," tukasnya.

GOW se-Pekanbaru melaksanakan kegiatan yang berbeda-beda setiap tahunnya. Untuk tahun sebelumnya, para kaum wanita ini melaksanakan pelatihan dengan terjun langsung ke masyarakat di bidang kerajinan tangan. "Yakni sulam sambung," terang Maryenik.

Kegiatan ini sendiri diberi tema 'Dengan Semangat Kartini, Kita Gali Potensi Perempuan Melalui Lomba Pidato' dengan topik 'Kartini Masa Kini'. Juri sendiri diambil dari Dinas Pendidikan Pekanbaru dan Dinas Pariwisata Pekanbaru.

Para pemenang lomba Juara I-III akan diberikan sejumlah uang tunai, trophy dan sertifikat. Kemudian juga ada pemang untuk Harapan I-III. Seluruh sertifikat resmi ditandatangani oleh Walikota Pekanbaru, Firdaus.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/22042015/asnita-3jp-1985.jpgPeserta saat mendengarkan pidato dari peserta lomba.Ketua Tim Penggerak PPK Pekanbaru, Asmita Firdaus yang juga merupakan Penasehat GOW Kota Pekanbaru berharap agar Peringatan Hari Kartini tahun ini dan tahun-tahun berikutnya bukan hanya sekedar lomba atau sebatas kegiatan saja, namun bagaimana bisa melahirkan Kartini-Kartini yang baru.

"Yang tangguh, cerdas, berdaya saing dan berguna bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara," pinta Asmita Firdaus.

Asminta yang merupakan Istri Walikota Pekanbaru, Firdaus mengakui tugas seorang wanita tetap memprioritaskan keluarga. "Sebagai pendamping suami dari ibu dari anak-anak adalah salah satu tugas yang cukup berat, namun dari situlah tumbuh generasi baru harapan bangsa," tukas Asmita. (yan/kbs)