SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Organisasi sosial kemasyarakatan Muhammadiyah Kabupaten Siak akan membangun sebuah mesjid di Jalan Sapta Taruna, Kota Siak, Kabupaten Siak, Riau. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, MSi pada Selasa (14/1/2014) siang.

Menurut Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Wilayah Siak Muhyaruddin peletakan batu pertama sebagai tanda akan dibangunnya mesjid sengaja dilaksanakan hari ini. Sebab, hari raya Maulid Nabi atau peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW dianggap hari baik. "Semoga ini awal yang baik untuk kita membangun mesjid ini," katanya kepada GoRiau.com.

PDM Siak sendiri merencanakan dalam tahun depan mesjid tersebut sudah bisa digunakan oleh seluruh umat muslim. Untuk anggarannya, PDM merincikan dana sebesar Rp 2 miliar. "Kalau sampai selesai, mana ada pembangunan mesjid sampai selesai. Pasti akan ada kekurangan. Tapi, setidaknya tahun depan mesjid ini sudah bisa digunakan," jelas Muhyaruddin.

Muhyaruddin bersama pengurus lainnya bercita-cita ingin menjadikan mesjid tersebut sebagai perkampungan Muhammadiyah. Dimana, setelah pembangunan mesjid akan ada pembangunan sekolah. "Kalau perlu dari TK hingga sekolah tinggi," tuturnya.

"Untuk itu, kita mengharapkan kerja sama dari semua pihak untuk mewujudkan rencana tersebut," tambah Muhyaruddin.

Mewakili masyarakat Siak, Muhyaruddin mengucapkan terimakasih kepada Yoshi. Sebab, ia mewakafkan tanah seluas 1.000 m persegi sebagai lahan mesjid. "Semoga kedepannya masih ada Yoshi-yoshi di Siak ini dan ini menjadi amal baik bagi kita semua," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Siak dalam arahannya menyatakan ia sudah lama meminta PDM Siak untuk membangun mesjid. Sebab, mesjid sangat penting bagi kehidupan umat Islam. "Dari dulu saye sudah tantang Pak Uztadz, bile ni saye kasih duet untuk Muhammadiyah," ujar Syamsuar dengan bahasa Melayu.

"Alhamdulillah, pada hari ini apa yang kita harapkan terwujud," ulas Syamsuar. Sebelumnya, Syamsuar mengaku tidak mengetahui adanya lahan yang bisa dijadikan lokasi pembangunan mesjid. Bupati sendiri menyumbang uang tunai sebesar Rp 100 juta.

"Mari bersama-sama kita membangun mesjid ini. Sebab, sama saja kita membangun rumah di surga," ajak Bupati kepada seluruh masyarakat yang hadir. Jika kita memang punya niat baik, lanjut Bupati pasti akan ada jalan dari Allah SWT.

"Biasanya, kalau sudah nampak barang tu, banyak yang akan menyumbang. Tapi, kalau barangnya masih sama-samar, susah juga kita dapat anggaran," ujar Bupati sambil meminta pengurus Muhammadiyah untuk menyelesaikan segala hal berkaitan pembangunan mesjid.

Bupati juga berjanji akan membangun jalan menuju mesjid. Sebab, saat ini jalannya masih jalan tanah. Mesjid tersebut berjarak 200 m dari jalan besar. "Ini kewajiban kami. Tak mungkin pula disana ada mesjid, trus tak kami buatkan jalan," kata Syamsuar.

Bupati juga mendukung langkah PDM Siak untuk menjadikan lokasi mesjid sebagai perkampungan Muhammadiyah. Dia juga berkeinginan, di sekitar mesjid dibangun sekolah-sekolah. "TK Asyah belum ada di tempat kita, harus dibangun itu," pinta Bupati.

Diakhir sambutannya, Syamsuar memuji pergerakan yang selama ini dilakukan PDM Siak. Kemajuan pembangunan Siak menurut Bupati tidak terlepas dari organisasi ini. Ia pun yakin, PDM Siak amanah dalam menjalankan sesuatu.(san)