TELUKKUANTAN – Pemerintah Provinsi Riau terus menggeber kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah konkret diambil dengan menyerahkan data tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk mempercepat proses penagihan serta meningkatkan kepatuhan wajib pajak di lapangan.

Penyerahan data ini dilakukan langsung oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto kepada Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi di Kantor Bupati Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026). Dalam agenda tersebut, hadir pula Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, Ninno Wastikasari.

Data wajib pajak yang menunggak tersebut diharapkan menjadi fondasi utama bagi pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi. Dengan adanya pemetaan data yang akurat, efektivitas penagihan diharapkan jauh lebih maksimal.

"Penyerahan data ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Sinergi antara Pemerintah Provinsi Riau dan pemerintah kabupaten sangat penting agar potensi penerimaan daerah dapat dioptimalkan," ujar SF Hariyanto.

SF Hariyanto turut memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi yang selalu kooperatif dalam mendukung program optimalisasi pendapatan. Kolaborasi ini diyakini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk segera menuntaskan kewajiban pajak tepat waktu.

"Dengan meningkatnya penerimaan dari sektor pajak kendaraan bermotor, maka kemampuan pemerintah dalam membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin baik. Karena itu, kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama mendukung peningkatan kepatuhan wajib pajak," urainya.

Kepala Bapenda Provinsi Riau, Ninno Wastikasari menambahkan, data tunggakan PKB yang diserahkan merupakan langkah taktis untuk menyelaraskan gerak antara provinsi dan daerah. Proses penagihan yang lebih terukur diharapkan mampu mengerek angka penerimaan secara signifikan.

"Data ini akan menjadi bahan tindak lanjut bagi pemerintah daerah dalam melakukan pendekatan kepada wajib pajak. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, kami optimistis tingkat kepatuhan masyarakat akan terus meningkat dan berdampak positif terhadap pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah," paparnya.

Di sisi lain, Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby menyambut baik langkah kolaboratif tersebut. Menurutnya, data dari provinsi akan menjadi acuan penting bagi jajarannya dalam menyusun strategi di lapangan agar masyarakat lebih taat membayar pajak.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau atas dukungan dan sinergi yang terus dibangun. Data tunggakan PKB ini akan kami tindak lanjuti melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait agar tingkat kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Kuantan Singingi semakin meningkat," jelas Suhardiman. ***