SALO, GORIAU.COM - Partai RMN FC menghadapi Patriot Muda FC diwarnai kartu merah. Kali ini kartu merah bukan diberikan kepada pemain, melainkan pelatih Partiot Muda FC, Ardi Fitra. Ardi diberi kartu merah karena mencaci maki wasit dari luar lapangan, namun terdengar oleh wasit. Ardi pun diusir dari lokasi pertandingan.

Gancaran kartu merah diterima Ardi Fitra saat partai RMN FC menghadapi Patriot Muda FC berlangsung tegang, saat itu Ardi kesal dengan kepemimpinan wasit. Namun sikap Ardi tersebut tidak diterima wasit Esrapen yang memimpin pertandingan. Akibatnya Ardi harus rela duduk di belakang tenda panitia tanpa bisa memberikan instruksi kepada anak asuhnya. 

Usai pertandingan, Ardi Fitra yang merasa kurang puas langsung mendatangi wasit, dengan kesal meski sudah berjabat tangan dengan wasit, dia tetap memprotes kepemimpinan wasit dan dalam sebuah gerakan, Ardi juga sempat akan melayangkan pukulan ke arah wasit. Namun gerakannya langsung diantisipasi panitia yang terdiri dari anggota Batalyonif 132/BS, dan keduanya langsung didamaikan. (rif)