BENGKALIS, GORIAU.COM - Ulah sekretaris Dinas Sosial ini benar-benar membuat wajah pegawai negeri sipil di lingkungan Kabupaten Bengkalis kembali tercoreng akibat ulah oknumnya yang mengumsumsi sabu-sabu. Parahnya lagi, yang tertangkap itu bukan staf biasa seperti sebelum-sebelumnya, tapi pejabat setingkat eselon III.
Pejabat tersebut adalah SR alias Op, yang tertangkap tangan oleh Satuan Sat Narkoba Polres Bengkalis sedang transaksi sabu-sabu di depan restoran Hotel Horison Bengkalis, Senin (20/8) malam
Selain SR alias Op, polisi juga mengamankan Mz, juga seorang PNS yang bertugas sebagai sipir di Lapas Klas IIA Bengkalis. Saat mengamankan Mz, satuan Sat Narkoba Polres Bengkalis sempat baku hantam karena tersangka melawan.
Setelah dilakukan pengembangan, polisi juga berhasil membekuk tiga tersangka lainnya, masing-masing IS alias Bg, Ed (perempuan) dan Doceng. Selain berhasil mengamankan lima tersangka, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkoba jenis sabu, alat penghisap (bong), korek aoi (kompor), sejumlah hp dan uang.
Kapolres Bengkalis AKBP Ulung Sampurna Jaya SIK didampingi Kasat Narkoba,AKP Willy Kartamanah SIK, Kasat Polair AKP Angga SIK, saat jumpa pers di Mapolres, Selasa (20/8), mengatakan, dari 5 orang tersangka, IS sudah menjdi TO Polres Bengkalis karena trackrecord-nya yang sudah beberapa kali ditangkap karena kasus yang sama.
''Pengungkapan dan penangkapan kita lakukan mulai pukul 17.30 hingga pukul 04.00 WIB dini hari. Tersangka pertama yang diamankan adalah IS dan ED. Keduanya ditangkap saat berada di salah satu hotel di Bengkalis sekitar pukul 17.30 WIB," ujar Kapolres.
Dari penangkapan dua tersangka tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 paket sabu seberat 6 gram. Saat itu IS dan ED berada di salah satu kamar hotel tak jauh dari Gedung Daerah. Karena sebelumnya sudah dilakukan pengintaian, keduanya tidak bisa mengelak saat dilakukan penangkapan.
Dari penangkapan dua tersangka tersebut, polisi terus melakukan pengembangan. Diperoleh informasi bahwa Mz salah seorang pegawai Lapas Bengkalis juga terlibat. Maka dilakukan pengejaran terhadap pegawai Lapas tersebut.
''Saat akan diamankan, tersangka Mz sempat melakukan perlawanan, namun berkat kesigapan anggota, tersangka berhasil dibekuk di rumahnya di desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan," imbuh Kapolres.Tidak berhenti sampai di situ, setelah menangkap tiga tersangka, ternyata IS menerima pesanan satu paket kecil dari SR alias Op yang tak lain Sekretaris Dinas Sosial Bengkalis. Kesempatan itu dimanfaatkan polisi menangkap basah pejabat eselon III tersebut.
SR alias Op ternyata tidak sendirian. Saat menunggu barang pesanan sampai, ia bersama temannya Doceng di dalam mobil miliknya di depan Restoran Hotel Horison. Polisi yang sudah melakukan pengintaian langsung membekuknya bersama Doceng.(jfk)