SUNGAI APIT, GORIAU.COM - Bupati Siak sacara Simbolis memberikan honor bagi guru ngaji yang berada di Kecamatan sungai Apit di aula kantor Lurah Sungai Apit. Hadir pada acara itu Kepala Bagian Adm Kesra H Darussalim, Kepala Bagian Umum Ronny Rakhmat, Camat Sungai Apit yang diwakili oleh Sekcam Walmala serta sejumlah tokoh masyarakat dan para guru mengaji di Kelurahan Sungai Apit, Sabtu (3/2/2013).

Dalam sambutannya Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menyampaikan bahwa honor yang diberikan hanyalah sebuah bentuk perhatian dari pemerintah yang bertujuan untuk memotifasi para guru ngaji. Honor tersebut merupakan honor bulanan sepanjang tahun 2012.

"Sungai Apit ini adalah gudangnya qori dan qOriah. Saya terus berharap bagaimana Sungai Apit ini bisa mempertahankan diri untuk terus melahirkan qori dan qOriah. Ini hendaknya harus menjadi contoh bagi kecamatan atau daerah lain. Dan kami berharap agar bapak ibu guru mengaji dapat terus eksis dan senantiasa memberikan pendidikan Alqur'an bagi khalayak." ungkap Syamsuar.

Menyinggung soal program wajib mengaji, Syamsuar mengatakan, seharusnya hal ini tidak lagi harus diajak, tetapi dimulai dari kesadaran diri sendiri dan kehidupan berkeluarga. Syamsuar menangkap bahwa ada tradisi yang dulu sangat agamis tetapi sekarang sudah tidak ada lagi. "Misalnya saja dulu anak-anak kalau sudah magrib itu punya kesadaran sendiri untuk belajar mengaji," tambahnya.

Selanjutnya Syamsuar menjelaskan, upaya untuk mewujudkan visi masyarakat Siak yang agamis bukanlah hanya sebuah bualan, tetapi dilakukan dalam tindakan nyata. Sejauh ini pemerintah kabupaten Siak sudah menerapkan tambahan jam belajar agama bagi siswa sekolah.

"Kita sudah menambah jadwal pelajaran agama anak-anak di sekolah sudah sejak lama. Dan baru-baru ini diterapkan oleh kementrian pendidikan. Artinya kita telah lebih dahulu sebelum kementrian pendidikan melakukannya," imbuh Syamsuar. (sks)