PEKANBARU, GORIAU.COM - Bupati Siak Syamsuar meminta penemuan perahu kuno dari kayu giam di Sungai Minas diteliti karena diduga peninggalan kuno yang memiliki nilai historis.

''Belum lama ini warga menemukan perahu kayu yang masih utuh di dasar Sungai Minas. Perlu ada penelitian untuk mengetahui apa jenis perahu tersebut,'' kata Syamsuar di Pekanbaru, Riau,(22/5/2013).

Menurutnya, perahu tersebut terbuat dari kayu giam yang merupakan kayu langka dengan karakteristik sangat keras. Meski perahu dalam kondisi terendam di bawah permukaan air sungai, kondisinya relatif utuh dan memiliki 10 dayung di bagian kanan dan kirinya.

''Kayu giam sangat kuat dan tahan air, sangat langka di masa kini. Kemungkinan perahu itu peninggalan masyarakat kuno," katanya.

Syamsuar menambahkan, Pemerintah Kabupaten Siak kini tengah serius menggarap sektor pariwisata karena daerah itu memiliki nilai sejarah peninggalan Kesultanan Siak Sri Indrapura. "Benteng-benteng peninggalan akan kami jadikan museum," ujarnya.

Destinasi wisata di Siak yang ada sejauh ini adalah Kompleks Istana Siak Sri Indrapura, berupa bangunan megah berarsitektur campuran budaya Melayu, Eropa, Arab dan India yang berdiri sejak 1889 Masehi.

Di dalamnya masih tersimpan dengan baik singgasana raja yang bersepuh emas, duplikat mahkota raja siak, dan gramophon raksasa merk Komet buatan Jerman yang sudah berumur lebih dari 100 tahun. (ant)