
BENGKALIS, GORIAU.COM - Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk secepatnya menggesa pelaksanaan pekerjaan fisik 6 paket proyek multiyears senilai Rp2,4 triliun. Semakin cepat pekerjaan dilaksanakan, maka akan semakin cepat pula manfaatnya dirasakan oleh masyarakat.
''Saya sudah dapat informasi dari Dinas PU bahwa administrasi untuk pelaksanaan pekerjaan ini sedang dalam proses. Harapan kita mudah-mudahan tidak butuh waktu lama, akhir Oktober ini rekanan bisa secepatnya bekerja,'' ujar Bupati kepada wartawan, pekan kemarin.
Proyek MY tersebut menjadi skala prioritas dirinya bersama Wakil Bupati Bengkalis H Suayatno untuk secepatnya direalisasikan. Dengan nilai yang begitu besar, memang banyak tahapan yang harus dilalui. Berbeda dengan proyek-proyek reguler yang dari proses tender hingga pelaksanaan di lapangan tidak butuh waktu lama.
''Namun demikian, seperti sudah kita ketahui bahwasanya sudah ada pemenang dan sudah saya instruksikan kepada Dinas PU untuk secepatnya proyek MYdikerjakan,'' Â tegas Bupati.
Terpisah Kepala Dinas PU, Muhammad Nasir mengatakan, beberapa tahapan untuk menerbitkan Surat Perintah Mulai Kerja (SMPK) sudah dilaksanakan, seperti meminta pendapat ahli dari BPK-SDM. Ditargetkan awal Nopember rekanan sudah bisa bekerja.
''Pendapat dari ahli hukum kontra sudah tidak ada masalah. Artinya, tinggal menertibkan SPMK dan rekanan sudah bisa bekerja, Insyaallah target awal bulan ini,'' ujarnya.
Selambatnya akhir Oktober semua urusan administrasi  proyek MY yang meliputi jalan poros dan jalan lingkar itu sudah selesai dikerjakan. Enam perusahaan yang menjadi pemenang dan pelaksana kegiatan MY begitu mengantongi SPMK, mereka sudah harus merealisasikan pekerjaannya di lapangan.
Disinggung soal pembayaran terminj awal (uang muka,red), mantan Kadis PU Indragiri Hilir ini mengatakan untuk keenam proyek tersebut, seluruh perusahaan akan menerima uang muka sebesar 15 persen dari nilai kontrak mereka. Â Hal itu sesuai dengan penawaran yang diajukan pada proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP). Ia cukup optimis per-31 Desember tahun 2015 proyek MY tuntas dikerjakan.
''Sejauh ini untuk proyek MY tidak ada masalah. Kita sedang menyiapkan administrasi serta kontrak kerja mereka. Mudah-mudahan dalam bulan ini juga semua proses administrasi selesai, kemudian diterbitkannya SPMK,'' katanya.
6 paket MY yang diprogramkan Pemkab Bengkalis menelan anggaran mencapai Rp2,4 triliun. Keenam paket MY tersebut adalah pembangunan jalan poros Duri-Bukitbatu, Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di kecamatan Rupat. Kemudian jalan lingkar sebanyak empat paket, yaitu jalan lingkar Duri Barat, Duri Timur, Pulau Bengkalis dan Bukitbatu-Siak Kecil.jfk