
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Sudah memasuki triwulan ketiga pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Inhil 2014, namun realisasi fisik pembangunan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) baru mencapai 15 hingga 20 persen. Hal tersebut memancing kemarahan Bupati Inhil, HM Wardan kepada para Satuan Kerja Perngkat Daerah (SKPD) yang dinilai tidak serius dalam bekerja.
Kemarahan Bupati dilampiaskannya pada rapat evalausi di Aula Kantor Bupati Inhil, Kamis (10/7/2014) yang dipimpinnya bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah dan Asisten II serta diikuti oleh pejabat eselon II dan III dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Inhil. ''Seharusnya realnya sudah 50 persen, nyatanya malah jauh dari harapan,'' ujar Bupati saat itu.
Dikatakan mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini, tidak banyak dari para pimpinan SKPD yang menyelesaiakan pekerjaan dengan cepat. Karena lambatnya penyelesaian pekerjaan, akhirnya pembangunan di Negeri Seribu Jembatan juga berlangsung lambat.
''Saya sebenarnya tidak ingin marah-marah, tapi karena di bulan puasa seperti ini harus saya tahan. Tapi jika melihat kenyataan seperti ini siapa yang tidak marah, padahal tidak muluk-muluk keinginan saya, hanya minta serius saja dalam bekerja,'' sebut Bupati pula.
Dikatakannya juga, selama ini dirinya tidak pernah melakukan intervensi kepada setiap SKPD, malah dirinya memberikan kepercayaan penuh untuk menjalankan tugas dimasing-masing SKPD, tetapi kenyataan yang diterimanya semua masih jauh dari harapan.
''Saya Ikhlas, harapan saya tidak banyak, tolong teman-teman tunjukan itikad baik dalam melaksanakan tugas,'' tegasnya. (ayu)