SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Kepala Sub Drive Bulog Bengkalis, Siak, dan Meranti M Yusuf mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti adanya temuan beras miskin (raskin) yang kondisinya kurang baik di sejumlah daerah. Namun, Yusuf membantah terkait pemberitaan di sejumlah media, raskin yang ditemukan itu kondisi busuk, berjamur dan bau.

"Kalau dibilang busuk, berjamur dan bau, itu saya rasa berlebihan, tak mungkinlah separah itu. Setahu saya beras raskin itu hanya bergumpal, kalau digosok dengan tangan akan hilang. Apabila ada warga yang menemukan kondisi raskin yang tak bagus, silakan kembali ke kita, pasti kita ganti," ujar Yusuf saat dihubungi GoRiau.com, Sabtu (7/3/15).

Untuk menghindari kejadian yang sama tidak terulang lagi, Yusuf menyarankan agar pihak kecamatan memeriksa kondisi raskin sebelum dibawa dari gudang."Solusinya memang seperti itu, pegawai yang ditugaskan mengambil raskin di gudang Bulog agar diperiksa dulu, jika ada raskin yang kurang bagus, segera kembalikan dan ganti dengan yang lain," sarannya.

Seperti diberitakan, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa melakukan monitoring pembagian raskin di Kabupaten Siak, Jumat. (6/3/15) lalu.

Sebelum membagikan raskin, Mensos sempat memeriksa kualitas beras dalam karung yang berlabel Bulog. Dia tiba-tiba tampak kaget, saat menemukan beras berwarna kuning, berbau dan sebagian sudah berjamur.

"Saya minta kepada petugas, sebelum beras Bulog ini dibagikan, dicek terlebih dahulu, kalau kualitasnya tidak layak konsumsi, jangan dibagikan kepada masyarakat, silahkan dikembalikan, kita ganti," kata Khofifah.(nal)