PEKANBARU - Waktu terus berjalan menuju pembukaan pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya mendesak ribuan calon murid untuk mencicil pemberkasan dari sekarang agar terhindar dari kepanikan sistem.

"Kami mengimbau seluruh siswa yang akan mendaftar agar mempersiapkan segala persyaratan dari sekarang. Mulai dari fotokopi ijazah yang telah dilegalisir, pas foto, hingga dokumen pendukung lainnya," ujar Erisman Yahya, Kamis (4/6).

Persiapan sejak dini memastikan calon siswa langsung bisa mengikuti tahapan tanpa kendala saat proses pendaftaran resmi dibuka 8 Juni 2026.

Tinggalkan PPDB, Bersiap Hadapi SPMB Daring

Erisman menyoroti pentingnya literasi masyarakat terkait perubahan nomenklatur dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi SPMB. Meski nama berganti, pendaftaran tetap terpusat menggunakan skema dalam jaringan (daring).

Ia menuturkan, kesesuaian antara data yang diinput di portal daring dengan fisik dokumen asli sangat krusial untuk lolos tahapan verifikasi sekolah.

"Karena itu, kami mengingatkan calon murid agar tidak menunda proses pendaftaran hingga batas akhir untuk menghindari masalah teknis maupun kekurangan dokumen," paparnya.

Linimasa Krusial Pendaftaran SMA/SMK Riau

Untuk memastikan tidak ada tahapan yang terlewat, Disdik Riau merilis jadwal linimasa resmi pendaftaran SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai panduan warga:

  • * 8-14 Juni 2026: Masa krusial untuk aktivasi akun, melengkapi data pribadi, dan mengunggah dokumen prasyarat.
  • * 10-19 Juni 2026: Jendela waktu pendaftaran dan penentuan pilihan SMA atau SMK Negeri tujuan.
  • * 20 Juni 2026: Batas akhir bagi operator sekolah melakukan verifikasi faktual terhadap berkas digital calon siswa.
  • * 21 Juni 2026: Eksekusi proses seleksi dan rekonsiliasi hasil pendaftaran tingkat daerah.
  • * 22 Juni 2026: Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan tepat pukul 10.00 WIB.
  • * 23-26 Juni 2026: Proses daftar ulang sebagai konfirmasi akhir bagi siswa yang dinyatakan lulus seleksi.

Selama rentang waktu pendaftaran tersebut, Disdik Riau menggaransi tidak akan ada ruang bagi praktik diskriminasi maupun manipulasi data yang bisa merugikan calon siswa berprestasi. ***