
SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi berharap agar anak-anak di Negeri Istana ini menjadi anak yang cerdas dan sholeh. Dia mengaku, sudah lama menginginkan keberadaan MAN Insan Cendikia berada di Siak.
"Sewaktu menjabat Wakil Bupati Siak, saya pernah meninjau sekolah tersebut. Saya berkeinginan ada sekolah yang setara dengan MAN Insan Cendikia di Siak. Barulah setelah saya jadi bupati, keinginan itu bisa terwujud," kata Syamsuar, saat membuka program kegiatan bimbingan belajar Akademik-Psikologik Persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) MAN Insan Cendikia Tahun Ajaran 2015/2016 di Hotel Grand Mempura, Senin (2/2/15) malam.
Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Seksi kurikulum dan Evaluasi Ditjen Madarasah Kementerian Agara RI Dr. H. Suardi, M.Pd, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab Siak H. Muharrom, Perwakilan PT. BSP Budi Santoso dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Siak.
 Dikatakan Syamsuar, keberadaan MAN IC di Kecamatan Tualang diharapkan menjadi salah satu sarana pendidikan untuk anak-anak Siak, sehingga ke depan menjadi manusia yang berkualitas dan bisa menjadi pemimpin yang amanah.
 Terkait lokasi MAN Insan Cendikia berada di Kecamatan Tualang, lanjut Syamsuar, alasannya agar lebih dekat ke provinsi dan sekolah ini bukan hanya milik Siak tetapi seluruh Riau dan Indonesia.
"Dari 20 daerah yang mengusulkan pendirian MAN IC, hanya 6 daerah yang ada kemajuannya termasuk di Siak. Dari sinilah komitmen kita untuk mendukung pembangunan MAN IC, bahkan bangunannya belum selesai tetapi mobilernya sudah ada. Jika anak-anak sudah lulus masuk seleksi penerimaan MAN IC, kita akan memberikan bantuan beasiswa. Jadi saya mohon dukungan orangtua untuk menyekolahkan anaknya di MAN IC ini," harap Bupati.
Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi Ditjen Madarasah Kementerian Agara RI Dr. H. Suardi, M.Pd mengatakan, pencetus dari sekolah ini adalah Bapak BJ Habibi yang mempunyai visi besar yaitu "hati Mekah otak Jerman". Hampir 100% alumni dari MAN IC diterima di perguruan tinggi Negeri yang favorit, 32% diterima di ITB, 26% di UGM, 17% di UI dan sisanya ada yang di IPB Bogor dan perguruan tinggi hebat lainnya.
 Terkait seleksi masuk MAN Insan Cendikia di Perawang, maka PGRI Kabupaten Siak bekerjasama dengan MAN Insan Cendikia Gorontalo melaksanakan program bimbingan belajar. Pelaksanaan kegiatan ini diselenggarakan di Grand Mempura Hotel dari tanggal 2 sampai tanggal 7 Februari 2015 dengan jumlah peserta 100 orang terbaik. Terpilih dari 314 orang se-Kabupaten Siak yang telah diseleksi pada tanggal 29 Januari 2015 yang lalu. Instruktur berasal dari tenaga ahli yang mempunyai ilmu dan pengalaman dibidangnya. Berasal dari MAN Insan Cendikia Serpong dan MAN Insan Cendikia Gorotalo. Acara ini terselenggara dibantu oleh Pemkab Siak melalui Program CD PT. Bumi Siak Pusako. Ujian seleksi penerimaan murid baru MAN IC se- Indonesia pada 9 Mei 2015 mendatang.(rls)