PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Pasca terbakarnya Istana Sayap Pelalawan, Pemda Pelalawan kembali membangun replika Istana Sayap yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Bupati Pelalawan, HM Harris hari ini, Selasa (3/2/2015).

Pembangunan replika Istana Sayap Pelalawan ini akan dikerjakan secara multiyear, yang bersumber dari dana APBD Pelalawan tahun 2014, 2015 dan 2016.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pelalawan, Ir M Syahrul Syarif MSi mengatakan, pembangunan Istana Sayap Pelalawan ditergetkan selesai dalam waktu tiga tahun.

"Pembangunan akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 25 milyar. Kita targetkan untuk pembangunan Istana Sayap ini akan selesai dalam 3 tahun," sebutnya.

Untuk itu, Syahrul berharap dengan dibangunnya replika Istana Sayap yang merupakan kebanggaan daerah bisa dijaga dengan baik dan masyarakat bersama-sama mendukung program Pemkab Pelalawan.

"Pembangunan replika Istana Sayap yang dikerjakan secara multiyear ini menelan biaya sebesar Rp 25 milyar yang bersumber dari APBD Pelalawan," tandasnya.

Sebelumnya, Istana Sayap Pelalawan dipugar oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang berada di Pangkalan Kerinci. Pembangunan kembali istana megah di pinggir Sungai Kampar tersebut menelan dana sebesar Rp. 10,3 milliar.

Hal itu merupakan komitmen perusahaan tersebut dalam membangun situs bersejarah sebagai sumbangan kebudayaan bagi masyarakat Kabupaten Pelalawan.Bangunan istana dirancang sejak tahun 2000 dan rampung serta diserahterimakan RAPP kepada Pemda Pelalawan, pada Maret 2009 lalu.

Bangunan terdiri dari bangunan utama Istana seluas 4.327 meter persegi, dua unit bangunan Sayap Istana seluas 207 meter persegi, satu unit gedung mushala dan ruang wudu. Selain itu ada satu unit ruang genset dan jalan lingkungan serta penghijauan sekitar istana. Kini bangunan Istana Sayap Pelalawan menjadi ikon wisata budaya di Pelalawan.(***)