
DUMAI - Puluhan massa dari Aliansi Rakyat Berdaulat menggruduk PT Energi Sejahtera Mas (ESM) yang merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam grup Sinarmas, Senin (18/4/2016) di Jalan Raya Lubuk Gaung, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau. Massa menuntut agar Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal di PT Paramita Bagun Sarana, diusir.
Pantauan GoRiau.com, massa yang berjumlah puluhan terlihat lebih kecil dibandingan pihak Kepolisian Resor (Polres) Kota Dumai, yang melakukan pengamanan berjumlah ratusan personel.
Ratusan personel Polres Kota Dumai, menjaga pintu masuk PT Energi Sejahtera Mas. Terlihat juga Kabag Ops Polres Kota Dumai, Kompol Wawan memimpin pengamanan unjuk rasa.
Pernyataan sikap Aliansi Rakyat Berdaulat, meminta agar PT Paramita Bangun Sarana (PBS) hengkang dari Kota Dumai dan mendeportasi tenaga kerja asing ilegal. Kepada Sinarmas agar minjau kembali atas kontrak yang telah diberikan kepada PT PBS. Kepada Sinarmas mewajibkan seluruh perusahaan rekanan yang berada dilingkungannya memperkerjakan tenaga kerja asing harus dapat menyerap tenaga kerja lokal sebagai pendamping sesuai dengan peraturan dan Undang-Undang yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, unjuk rasa masih berlangsung.***