PEKANBARU, GORIAU.COM - Lagi-lagi, dua helikopter yang rencananya diterbangkan hari ini, Minggu (2/3/2014) untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. Pasalnya, kabut asap yang cukup tebal kembali 'memaksa' dua helikopter tersebut berbalik arah.

"Sudah diterbangkan, namun kondisi asap yang cukup tebal tidak memungkinkan operasi pemadaman terus dijalankan," kata Danlanud Pekanbaru, Kolonel (Pnb) Andyawan, Minggu (2/3/2014).

Jarak pandang di Pekanbaru hanya antara 600-800 meter, sementara di cagar biosfer jarak pandang di bawah 500 meter. Aturan penerbangan disebutkan bahwa batas jarak pandang terbang di atas 500 meter.

Kawasan konservasi Cagar Biosfer luasan kawasan yang terbakar mencapai 1.200 ha. Sementara operasi penerbangan kembali direncanakan Senin (3/3/2014) besok.

Kemudian satu pesawat jenis Cassa bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) rencananya juga tiba di Pekanbaru besok.

Kemudian berlanjut pada Selasa (4/3/2014), datang bantuan satu pesawat jenis Sikorsky yang berkapasitas 4 ton air yang siap dioperasikan untuk upaya pemadaman karhutla.***