
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kepolisian Resor (Polres) Kota Pekanbaru dan seluruh jajaran Polsek, menggelar operasi Cipta Kondisi (Cipkon) serta razia jalur lintas perbatasan, Minggu (28/6/2015) dinihari. Ada empat lokasi yang jadi target, diantaranya Simpang Bingung Palas, jalan Sepakat Tenayan Raya, Stadion Utama Panam dan Tugu Songket.
Operasi ini melibatkan ratusan personil gabungan dari berbagai Satuan, termasuk jajaran Polsek. Razia jalur perbatasan dilakukan untuk mengantisipasi masuknya barang terlarang, baik narkoba, senjata dan sebagainya.
"Ada empat titik jalur yang kita fokuskan, khususnya akses menuju dan keluar dari Pekanbaru," kata Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Minggu dinihari.
Sedangkan untuk giat Cipta Kondisi (Cipkon), sasaran utama kepolisian adalah para pengendara yang melakukan aksi balap jalanan, dengan lokasi di depan Purna MTQ, Cut Nyakdin serta jalan Diponegoro.
"Untuk Satuan Lalu Lintas, kita turunkan untuk menjaring pengendara yang meresahkan," tegas Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Zulanda, kepada GoRiau.com.
Sasarannya, yakni setiap kendaraan khususnya roda dua yang 'dipreteli', baik menggunakan kenalpot trondol, tidak menggunakan helm serta ugal-ugalan di jalan. "Ini antisipasi yang kita lakukan untuk menekan aksi balap liar yang cenderung dilakukan remaja," sambung Kasat yang turut dalam operasi ini.
Pantauan GoRiau.com disalahsatu lokasi giat yakni di depan Purna MTQ, tampak belasan pembalap liar terpaksa memutar arus karena melihat polisi. Ini juga jadi tontonan masyarakat yang juga gerah akan aksi segelintir pemuda tersebut. Sementara ini, terhitung ada 11 unit motor yang berhasil diamankan. Hingga berita ini diturunkan, giat masih terus berlangsung.
"Kita mulai sejak pukul 00.00 WIB dan akan terus dilanjutkan sampai subuh, dengan melibatkan puluhan personil Ditlantas, Satlantas lengkap dengan unit roda dua dan roda empat," tukas Kompol Zulanda. (had)