DURI - Kurnia Illahi, Finalis Puteri Indonesia 2016 wakil Riau diajang nasional, terus melakukan persiapan, jelang karantina 12 Februari mendatang di Jakarta, hingga malam Grand Final tanggal 19 Februari. Kurnia Ilahi yang akrab disapa Nia ini, selain terus melakukan promosi, ia juga belajar budaya lokal yang ada di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Tanpa melewatkan kesempatan, Nia mendampingi Pj Bupati Bengkalis, Ahmad Syah Harrofie, meresmikan rumah adat Suku Sakai Bathin Sobanga di Desa Kesumbo Ambai, Kecamatan Mandau. Finalis Puteri Indonesia Riau 2016 ini, pun belajar budaya suku sakai.

"Masyarakat Suku Sakai merupakan suku pertama yang merambah wilayah Kota Duri yang kita dikenal dengan sebutan kota minyak. Kita khususnya masyarakat perantau wajib mengetahui dengan apa yang sudah dilakukan masyarakat suku sakai dalam membuka lahan di Duri," ungkap Nia kepada GoRiau.com, Selasa (19/1/2016).

Dalam rumah adat yang diresmikan Ahmad syah Harrofie, terlihat benda-benda tradisonal yang biasa digunakan masyarakat sakai dalam bertahan hidup dulu. Bahkan masih banyak juga yang masih menggunakan benda tradisional itu saat berburu, bercocok tanam, dan menangkap ikan di sungai.

Menurut Nia, masyarakat suku sakai saat ini tidak lagi suku terbelakang. Karena pola hidupnya tidak lagi berpindah-pindah seperti dulu. Bahkan banyak putra putri sakai yang sukses, bekerja di perusahaan minyak, menjadi wakil rakyat, guru, dokter dan pejabat daerah.

"Meski kehidupan masyarakat suku sakai kini telah maju. Namun mereka tidak meninggalkan begitu saja adat dan budaya leluhurnya. Makanya dengan adanya rumah adat sakai ini kedepannya anak cucu suku sakai dapat mempertahankan tradisi adat nenek moyangnya," ujar Nia.***