TELUKKUANTAN - Petugas pajak memiliki tantangan sangat besar untuk memungut pajak. Apalagi, kalau seandainya wajib pajak tidak memiliki kesadaran untuk membayar pajak, sehingga terjadi peristiwa pembunuhan terhadap petugas seperti di Nias, Sumatera Utara.

"Umumnya, masyarakat kita atau wajib pajak lebih banyak keberatan untuk menunaikan kewajiban karena membandingkan dengan yang lain," ujar Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Hendra, AP, MSi kepada GoRiau.com, Kamis (14/4/2016) siang di Telukkuantan.

Kondisi tersebut, lanjut dia, bisa diatasi dengan segera oleh juru pungut atau petugas pajak, karena mereka sudah dilengkapi kemampuan melakukan pendekatan secara persuasif.

"Petugas hanya menjelaskan, kenapa wajib pajak tersebut lebih tinggi dari yang lain. Memang kadang, mereka minta tangguh, karena penghasilan menurun dan kita beri waktu," jelas Hendra.

Selain memberi pengertian kepada wajib pajak, kata Hendra, petugas juga memberi kelonggaran, sehingga konflik atau gesekan antara keduanya bisa dihindari.

"Sampai saat ini, belum ada pertikaian antara petugas pajak dan wajib pajak. Semua masih berjalan normal," ujar Hendra.***