TEMBILAHAN– Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau melepasliarkan ular piton dan ular cobra ke kawasan konservasi yang jauh dari penduduk.

Pelepasliaran ular piton dan ular cobra tersebut merupakan hasil penyelamatan DPKP Kabupaten Indragiri Hilur (Inhil).

"Pelepasliaran ular piton dan ular cobra ke habitatnya dilakukan pada hari Sabtu kemarin. Kita mengembalikan satwa liar ke alamnya," ungkap Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, M Mahfud, Senin (14/3/2022).

Diungkapkan dia, BBKSDA Riau menerima 5 ekor ular piton atau disebut ular sanca dan 2 ekor ular cobra hasil penyelamatan DPKP Inhil yang telah diserahkan ke negara melalui BBKSDA Riau.

"Pelepasliaran berjalan dengan lancar. Ular terlihat sehat dan lincah melata diantara rerumputan rimba di kawasan konservasi yang jauh dari pemukiman penduduk," tandas Mahfud.

BBKSDA Riau pada 24 Februari 2022 juga menerima penyerahan satwa liar hasil evakuasi dari DPKP Inhil.

Berupa 2 ekor buaya muara sepanjang 4,7 M dengan berat 700 Kg dan panjang 1 M seberat 4 Kg serta 7 ekor ular sanca batik dengan panjang antara 5 hingga 1,5 M.***