
PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Forum Masyarakat Pelalawan Merebut Blok Kampar (FMPMBK) yang di pimpin oleh Wakil Bupati Pelalawan, Drs H Marwan Ibrahim yang didukung oleh sejumlah anggota DPRD Pelalawan kecewa atas sikap Menteri ESDM, Jero Wacik.
Pasalnya, Jero Wacik dianggap telah ingkar janji untuk membahas Blok Kampar dengan FMPMBK. Pada pertemuan kedua di Komisi VII DPR-RI dengan Mentri ESDM, dimana ada kesepakatan bahwa Mentri ESDM bersedia menerima tim FMPMBK pekan selanjutnya dengan syarat terlebih dahulu menyurati pihak kementrian.
Seperti disampaikan oleh Ketua Komisi A DPRD Pelalawan, Nasarudin SH, Senin (23/6/2014), pihak kementrian telah disurati dengan tujuan untuk audensi membahas Blok Kampar, sesuai dengan nomor surat 090/DPRD/PR/2014.326 tertanggal 10 Juni dan sudah diterima oleh kementrian pada tanggal 12 Juni.
"Dalam surat kita sampaikan jadwal audensi pada tanggal 19 atau 20 Juni, namun ternyata pihak kementrian menyatakan jika mentri pergi keluar negeri. Parahnya dalam disposisi mereka tertulis kata-kata yang tidak pantas, 'ini nodong atau undangan',"terangnya.
Dikatakan Nasarudin, padahal kesepakatan tersebut di buat berdasarkan hasil pertemuan sebelumnya di Komisi VII DPR-RI di Jakarta pada 10 Juni 2014 pukul 17.30 WIB, bahwa disepakati akan ada pertemuan lanjutan khusus membahas masalah Blok Kampar.
"Kesepakatan itu yang minta Pak Menteri, tapi saat kita kesana Pak Mentrinya malah pergi. Sepertinya kita dimainkan,"ujar Nasarudin menutup.(rkn)