
PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - APBD Kabupaten Pelalawan dalam dua tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Di tahun 2014 ini, APBD Pelalawan mencapai Rp. 2,09 triliyun, dimana sebanyak 68 persennya diperuntukkan bagi belanja langsung pembangunan.
"Meskipun anggaran untuk belanja langsung pembangunan cukup besar, namun hendaknya setiap program dan usulan pembangunan hendaknya lebih prioritas,"kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pelalawan, Ir.M.Syahrul Syarif, Rabu (5/3/2014).
Dijelaskan Syahrul, jika daftar progran dan usulan pembangunan prioritas sudah dibuat, dari tingkat musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbangdes) hingga kecamatan, tinggal perlu dipertajam lagi dan terus dikawal hingga musrenbang daerah (Musrenbangda).
"Musrenbang yang dilakukan hendaknya bukan hanya seremonial saja, karena ini akan menjadi landasan pada pelaksaaan pembangunan yang akan dilakukan. Pemkab tidak akan mentolerir usulan yang tidak masuk dalam daftar,"tegasnya.
Syahrul menambahkan, pembangunan tidak hanya harus dibebankan pada APBD saja. Setiap desa melalui pemerintahan desa dan camat harus bisa dan berkewajiban mengajak perusahaan yang ada untuk ikut andil dalam pembangunan.
"Perusahaan harus dilibatkan dalam pembangunan dalam bentuk program CRS nya,"tandasnya.(rkn)