SIAK -  Pasar Seni Siak, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Riau yang tidak jauh dari Istana Siak sudah lama tidak aktif layaknya pasar. Padahal cukup banyak kios yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk membuka usaha.

Lurah Kampung Dalam, Andri Fauzar mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir banyak warga yang datang kepadanya untuk meminta lahan berjualan. Namun keinginan warga itu tidak dapat dipenuhi karena Pemerintah kelurahan Kampung Dalam tidak memiliki lahan untuk disewakan kepada pedagang. 


"Makanya saya sarankan masyarakat yang ingin berdagang tadi untuk mengisi kios Pasar Seni. Tentu kordinasinya ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Siak atau mungkin ke Dinas Pariwisata Siak," kata Lurah Kampung Dalam kepada GoRiau.com, Senin (16/11/2020).

Menurut Lurah muda ini, kalau pasar seni ini ramai yang jualan dan aktif setiap hari, tentunya wisatawan dan masyarakat juga akan ramai berkunjung untuk belanja ke sana.

"Otomatis ini akan meningkatkan PAD Siak. Pasar Seni lokasinya juga tidak jauh dari Istana Siak, jika pusat jajanan di Pasar Seni, warga akan berbondong-bondong datang ke sana," kata Andri.

Selama ini, katanya, warga meminta izin menggunakan lahan yang ada di sekitar kantor lurah Kampung Dalam dan samping Bank Riau.

"Kita ga ada kewenangan untuk memberikan izin, sebab itu bukan lahan milik Pemerintah Kampung Dalam. Entah lahan PU atau Disperindag saya kurang tahu, namun yang jelas saya tidak pernah memberikan izin berjualan di sana. Solusi dari saya, ya itu tadi, berjualan di pasar seni," imbuhnya lagi.***