
PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - PLN Rayon Pangkalan Kerinci membeberkan data pelanggan beserta nilai tagihan perbulanya. Data tersebut dibeberkan terkait adanya tudingan dari Bupati Pelalawan, HM Harris yang menduga PLN telah menjual arusnya ke industri.
"Ada beberapa Industri Rumah Tangga (IRT) yang masuk kedalam katagori bisnis atau usaha,"terang Kepala Rayon PLN Pangkalan Kerinci, Afrizal, Selasa (17/6/2014).
Diuraikan Afrizal, ada beberapa jenis pelanggan besar yang masuk dalam kategori B di kota Pangkalan Kerinci, diantaranya pusat perbelanjaan dan showroom resmi Toyota PT Agung Automall, sedangkan pelanggan kategori sosial yakni RS Efarina.
"Untuk pelanggan itu, telah ada penekanan dalam kontrak, apabila ada kekurangan pasokan, mereka bersedia menggunakan genset sendiri,"terangnya.
Berikut rincian pelanggan PLN Rayon Pangkalan Kerinci, terhitung dari 31 May 2014, pelanggan berjumlah 39.903 dengan total tagihan perbulanya mencapai Rp 6,521 miliar.
Tarif sosial (S) 684 pelanggan sebanyak Rp 137 juta, tarif residence (R) 36.073 pelanggan dengan tagihan Rp 4,233 miliar, tarif bisnis (B ) 2.980 pelanggan Rp 1,741 miliar, tarif industri (I)Â 0 pelanggan Rp 0, tarif perkantoran pemerintahan (P) dan PJU 153 pelanggan sebanyak Rp 336 juta.(rkn)