BENGKALIS, GORIAU.COM - Hujan lebat yang mengguyur Kota Bengkalis dan sekitarnya sejak Sabtu (1/12/2012), membuat sejumlah kawasan di Bengkalis terendam banjir. Sampai Minggu (2/12/2012), air masih menggenangi sejumlah rumah warga di Kelurahan Damun, Wonosari, Senggoro, Air Putih dan sejumlah desa di Kecamatan Bantan.
Banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan seperti di simpang empat Antara-Wonosari, Jalan H Ilyas Air Putih, jalan Kelapa Sari dan beberapa ruas jalan lainnya. Sebagian warga terpaksa memindahkan sejumlah perabotan rumah tangga ketempat yang lebih tinggi karena air masuk kedalam rumah hingga sebatas lutut orang dewasa. “Kami terpaksa ngungsi ke rumah saudara di Jalan Cokro karena rumah terendam banjir,” ujar Tuti (24), warga Senggoro.Banjir juga turut menggenai MDA Muhammadiyah di Jalan Antara sehingga siswa terpaksa diliburkan. Kantor Pengadilan Agama di Jalan Damon juga sempat terendam air, namun menjelang Sabtu siang air sudah surut kembali. Sementara itu sebagian warga memanfaatkan banjir untuk bermain air. Para orang tua membawa anak-anak mereka bermain banjir. Seperti di jalan menuju Waduk PDAM Wonosari dan simpang empat Antara-Wonosari, ratusan warga berkumpul bermain dan mandi bersama.“Tadi kebetulan lewat di sini, lihat orang ramai saya pikir ada apa, rupanya mereka bermain air bersama anak-anak mereka. Kami yang sudah berpakaian rapi mau jalan sore jadi ikut-ikut mandi, soalnya anak kami juga mau main banjir,” ujar Mazlina, warga Senggoro Bengkalis.Layaknya di pantai, ada yang bermain kejar-kejaran, siram-siraman ada pula yang sengaja datang untuk berendam. ”Nunggu waterboom diresmikan kelamaan, mending main di “waterboom alam”. Airnya lebih bening dan seger,” ujar Ade.Hingga pukul 17.30 WIB, di sepanjang jalan menuju waduk bertambah ramai. Warga terus berdatangan, bahkan ada yang sengaja mengenakan baju mandi dari rumah. Ramainya warga yang bermain banjir dimanfaatkan oleh pedagang minuman segar dan sosis goreng, mereka berjualan di sekitar lokasi banjir.Saat ini kondisi banjir sudah mulai surut, mesti di beberapa wilayah yang rendah halaman rumah warga masih rendam. Jika hujan kembali turun, dikhawatirkan banjir akan kembali terjadi. (jfk