
BENGKALIS, GORIAU.COM - Dalam upaya membangun agribisnis unggulan dan mingkatkan agropreneurship di Kabupaten Bengkalis, tentunya dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang andal serta riset-riset pengembangan potensi pertanian yang ada di Negeri Junjungan ini.
Untuk mewujudkannya, Pemkab Bengkalis melakukan kerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lembaga riset South East Asia Center for Tropical Biology (SEAMEO Biotrop). Dari kerjasama ini nantinya, Bupati sangat berharap bisa menyediakan SDM dan tenaga ahli di bidang pertanian dan kehutanan yang andal serta komuditi unggulan untuk dikembangkan sesuai dengan potensi yang ada di Kabupaten Bengkalis.
Penandatanganan kerjasama dilakukan Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh, Rektor IPB Prof. Dr. Herry Suhardiyanto, M.Sc dan Direktur SEAMEO Biotrop Bambang Purwantara.
Bupati juga berharap nantinya bisa mengubah pola petani untuk bekerja secara luas dan menciptakan produk turunan yang memiliki nilai lebih atau dengan kata lain menjadi entrepreneurship di bidang agribisnis dan Pemkab Bengkalis sangat mendukung hal itu.
''Setiap tahun kita menganggarkan Rp3-6 miliar per desa yang lansung dikelola oleh desa. Kabupaten sifatnya hanya mengawasi saja. Dana ini tentunya bisa dimanfaatkan, di samping masih banyak program pendukung di satuan kerja perangkat daerah terkait,'' harap Bupati.jfk